Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel Senen, Seskab Ungkap Skema dan Progresnya

Teddy Indra Wijaya mengungkapkan pemerintah telah merespons kondisi warga yang tinggal di kawasan pinggir rel kereta api di kawasan Pasar Senen

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel Senen, Seskab Ungkap Skema dan Progresnya
Istimewa
BANTARAN REL - Seskab Teddy Indra Wijaya meninjau pembangunan hunian sementara bagi warga bantaran rel Senen, Sabtu (25/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah menindaklanjuti kondisi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api Jakarta Pusat setelah kunjungan mendadak Presiden Prabowo pada 26 Maret 2026.
  • Seskab Teddy Indra Wijaya meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) di kawasan Pasar Senen, sekitar 500 meter dari rel, bersama Dirut PT KAI Bobby Rasyidin.
  • Hunian baru ini dibangun sesuai arahan Presiden untuk menyediakan tempat tinggal layak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan pemerintah telah merespons kondisi warga yang tinggal di kawasan pinggir rel kereta api di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Langkah itu bermula dari kunjungan mendadak yang dilakukan Presiden Prabowo pada 26 Maret 2026, ketika ia menyusuri langsung permukiman warga dan mendengar keluhan terkait keterbatasan hunian serta fasilitas dasar.

Kunjungan tersebut kemudian menjadi titik awal percepatan penanganan masalah permukiman tidak layak di kawasan tersebut.

Teddy sendiri, Sabtu (25/4/2026) meninjau pembangunan hunian sementara atau huntara untuk warga bantaran rel kawasan Pasar Senen. Ia memastikan pembangunan berjalan cepat.

Teddy didampingi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Bobby Rasyidin dalam peninjauan yang dilakukan pagi tadi. Lokasi hunian yang baru ini terletak sekitar 500 meter dari lokasi rel kereta Pasar Senen.

Baca juga: Kabar Bahagia! 324 Unit Rusun Senen untuk Warga Bantaran Rel Rampung Juni Ini

"Pemerintah sedang membangun hunian yang layak dan nyaman bagi warga yang selama ini masih harus tinggal tepat di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen, hanya 2 km dari pusat ibu kota. Sejak puluhan tahun lalu, masih banyak warga yang tinggal di pinggir rel kereta, tanpa atap yang layak, tidak memiliki fasilitas air bersih dan fasilitas MCK," kata Teddy.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan, transformasi fisik bangunan bukan sekadar estetika, melainkan upaya meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan. "Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan sesuai target, agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat."

Proyek penataan ini memiliki kaitan erat dengan kunjungan mendadak yang dilakukan Presiden Prabowo tepat satu bulan yang lalu, yakni pada 26 Maret 2026.

Baca juga: Rumah di Bantaran Rel Senen Jakpus Dibongkar Usai Dikunjungi Prabowo, Ini Kata Warga

Kala itu, Kepala Negara secara spontan mendatangi permukiman warga tanpa protokol yang ketat. 

Dalam kunjungan tersebut, Presiden tampak berdialog langsung dengan penghuni rumah yang kondisi bangunannya cukup memprihatinkan, mencatat keluhan mereka, dan menjanjikan perbaikan segera demi memberikan martabat yang lebih baik bagi warga ibu kota.

Seskab Teddy yang mendampingi dalam berbagai rangkaian evaluasi program tersebut menekankan bahwa kecepatan eksekusi adalah kunci.

Menurutnya, Presiden tidak ingin birokrasi menghambat bantuan yang seharusnya segera sampai ke tangan masyarakat.

"Setelah kunjungan 26 Maret itu, Presiden memberikan arahan yang sangat spesifik. Beliau ingin melihat perubahan nyata dalam waktu singkat. Kami diminta mengawal agar arahan tersebut diterjemahkan secara teknis oleh kementerian terkait," tegas Teddy.

Pembangunan hunian ini juga mengusung konsep rumah sehat dengan pencahayaan yang cukup dan sirkulasi udara yang baik.

Teddy membagikan sejumlah dokumentasi yang memperlihatkan perbedaan signifikan antara kondisi lama yang kumuh dengan struktur bangunan baru yang lebih kokoh dan tertata.

Terlihat dari foto, deretan huntara sudah berdiri dengan fasilitas di dalamnya, seperti tempat tidur dan lemari. Selain hunian, berbagai fasilitas juga mulai rampung termasuk tempat ibadah, MCK, air bersih, hingga arena bermain anak.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas