Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Komisi V DPR Dukung Prabowo Perbaiki Infrastruktur KA Pasca Insiden Argo Bromo

Syaiful Huda menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah tersebut.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Komisi V DPR Dukung Prabowo Perbaiki Infrastruktur KA Pasca Insiden Argo Bromo
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah kecelakaan tragis tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur tadi malam. /Foto.dok 

Ringkasan Berita:
  • Komisi V DPR RI mendukung instruksi Prabowo Subianto membenahi total perlintasan kereta usai kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi.
  • Syaiful Huda menilai anggaran Rp 4 triliun untuk flyover, underpass, dan pos jaga sangat mendesak, mengingat ribuan perlintasan sebidang masih rawan dan banyak yang belum dijaga.
  • Ia juga mendorong investigasi transparan oleh KNKT guna mengungkap penyebab kecelakaan serta memperkuat standar keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi V DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap langkah cepat Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan perbaikan total pada sistem perlintasan kereta api di seluruh Indonesia.

Hal ini  menyusul insiden kecelakaan tragis tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur tadi malam.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah tersebut.

Huda menilai komitmen Presiden untuk mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun guna membenahi ribuan titik perlintasan sebidang adalah langkah konkret yang sudah sangat mendesak.

 “Kami dari Komisi V DPR RI sangat mendukung instruksi Presiden Prabowo. Selama ini, kerentanan pada ribuan perlintasan sebidang, khususnya yang tidak terjaga, adalah ancaman laten bagi keselamatan transportasi kita. Anggaran Rp4 triliun yang disiapkan untuk pembangunan flyover, underpass, serta penguatan pos jaga adalah investasi nyawa yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Syaiful Huda dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Politikus PKB ini menjelaskan peristiwa kecelakaan antara KA Argo Bromo dengan KRL PLB 5588A rute Kampung Bandan-Cikarang merupakan peristiwa memprihatinkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya saat ini kereta api telah menjadi tulang punggung transportasi dan negara telah berinvestasi besar terhadap perbaikan infrastruktur, teknologi persinyalan, hingga prosedur operasional.

“Kalau masih ada kecelakaan yang memicu banyak korban maka perlu ada investigasi serius agar hal itu tidak terulang di masa depan,” katanya. 

Huda mempertanyakan mekanisme operasional saat insiden terjadi. Menurutnya, investigasi KNKT harus mengungkap secara transparan mengapa KA Argo Bromo Anggrek tidak berhenti atau memperlambat laju saat KRL 5588A sedang berada di stasiun.

“Apakah ini persoalan sistem signaling yang tidak berfungsi optimal, atau ada kelalaian manusia (human error)? Kita menunggu investigasi resmi. Kejadian ini harus menjadi titik balik untuk merumuskan standar keselamatan yang lebih ketat, seperti yang dilakukan negara-negara maju setelah mengalami kecelakaan kereta,” tegas Huda.

Berdasarkan data Komisi V, lanjut Huda terdapat sekitar 3.000–4.000 perlintasan sebidang di Indonesia, di mana 2.600 titik di antaranya tidak memiliki penjagaan.

Huda mendesak pemerintah untuk memprioritaskan titik-titik rawan ini. 

“Kita tidak bisa hanya menyalahkan masyarakat yang melanggar. Negara harus hadir memberikan perlindungan melalui infrastruktur fisik yang aman. Perlintasan JPL 85 di Bekasi Timur saja adalah perlintasan tanpa penjagaan, ini bukti nyata bahwa infrastruktur kita masih tertinggal,” tambahnya.

Di sisi lain, Huda tetap menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat.

Ia menyayangkan perilaku nekat pengendara yang sering menerobos palang pintu, yang menurutnya sering menjadi pemicu awal gangguan perjalanan kereta api. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas