Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Memilih Daycare Aman dan Layak Menurut Dokter Anak

Daycare harus dipahami sebagai bagian dari sistem pengasuhan, bukan sekadar tempat penjagaan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Memilih Daycare Aman dan Layak Menurut Dokter Anak
Tribun Jogja/Hanif Suryo
DUGAAN KEKERASAN - Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral usai digerebek aparat kepolisian. Dari total 103 anak yang tercatat pernah dititipkan di ittle Aresha, 53 di antaranya terverifikasi mengalami kekerasan. 

Hal lain yang sering luput adalah legalitas dan administrasi daycare.

Orang tua perlu memastikan daycare memiliki izin operasional yang jelas serta sistem pengelolaan yang transparan.

Jika daycare menolak memberikan akses untuk melihat aktivitas anak atau interaksi pengasuh, hal ini patut menjadi tanda tanya besar.

Orang tua juga berhak mengetahui bagaimana pengasuh merespons anak yang rewel atau mengalami kesulitan.

Jangan Abaikan Interaksi dan Pendekatan Pengasuhan

Daycare yang baik tidak bersifat otoriter. Interaksi antara pengasuh dan anak harus bersifat positif, hangat, dan komunikatif.

Pendekatan pembelajaran pun seharusnya berbasis permainan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.

“Pendekatan yang dipakai di dalam daycare bisa diambil inti-intinya sebagai pendekatan yang holistik dari semua aspek anak harus distimulasi, kemudian fokus tetap pada tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga tidak bisa diperlakukan dengan pendekatan yang sama.

Orang Tua Tetap Harus Mengawasi

Meski sudah memilih daycare terbaik, tanggung jawab orang tua tidak berhenti. Orang tua tetap harus memantau dan memastikan kebutuhan anak benar-benar terpenuhi.

“Pada saat orang tua meminta anaknya diasuh, tetap orang tua itu yang akan memonitor apa yang akan didapat pada saat anak ini diasuhkan oleh institusi,” tegasnya.

Dengan kata lain, daycare adalah mitra pengasuhan, bukan pengganti peran orang tua sepenuhnya.

Di tengah meningkatnya kasus kekerasan pada anak, memilih daycare bukan lagi soal kenyamanan semata, tetapi soal perlindungan.

Kesalahan memilih bisa berdampak panjang, mulai dari gangguan kesehatan hingga trauma.

Karena itu, checklist memilih daycare bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting untuk memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangannya.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas