Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peringatan Hari Buruh, Negara Harus Hadir Jamin Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial Kaum Pekerja

DPP PDI Perjuangan menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan 3000 buruh di Kabupaten Malang. 

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Peringatan Hari Buruh, Negara Harus Hadir Jamin Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial Kaum Pekerja
HO/IST
HARI BURUH - DPP PDI Perjuangan menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan 3.000 buruh perusahan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.  

Ringkasan Berita:
  • Mengingatkan kembali ajaran Bung Karno tentang Trisakti dan berpihak pada kaum pekerja.
  • Mercy Barends menegaskan buruh adalah tulang punggung dan fondasi ekonomi nasional.
  • Kebijakan ekonomi harus memastikan bahwa beban krisis tidak sepenuhnya dipikul oleh rakyat kecil.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan menggelar kegiatan Bakti Sosial dengan 3000 buruh perusahan milik PT. Sayap Mas di Kabupaten Malang

Di Bawah sorotan tema, Banteng Pro Pekerja: Buruh Berdaulat, Indonesia Berdikari. Kegiatan dikemas dalam bentuk sambung rasa dengan para buruh, layanan kesehatan, layanan konsultasi hukum perburuhan, pembagian 3000 paket sembako dan suguhan pentas musik dan seni.

Acara dimulai dengan mendengarkan lagu Bung Karno Bapak Marhaen dan tayangan Pidato Politik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam memperingati 1 Mei Hari Buruh di Indonesia.

“Peringatan 1 Mei Hari Buruh harus dilihat dan perspektif historis dan kebudayaan. Mengapa? Karena perjuangan buruh merupakan manifestasi perlawanan terhadap berbagai belenggu penjajahan akibat bekerjanya kapitalisme dan imperialisme. PDI Perjuangan menegaskan bahwa buruh bukan sekedar faktor produksi dalam angka-angka ekonomi, melainkan soko guru perjuangan dan bersama petani dan nelayan menjadi orientasi kemandirian bangsa. Kesejahteraan buruh adalah prasyarat keadilan sosial,” tegas Megawati Soekarnoputri.

Mencermati berbagai permasalahan buruh dan keterpurukan yang dirasakan akibat tekanan ekonomi global dan nasional.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mercy Barends mengingatkan kembali ajaran Bung Karno tentang Trisakti dan berpihak pada kaum pekerja.

Rekomendasi Untuk Anda

“Izinkan saya mengajak kita semua kembali pada akar ajaran Bung Karno, Bapak Bangsa tentang Trisaksi Berdaulat di bidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian dibidang kebudayaan, berpihak pada rakyat kecil, pada kaum pekerja, pada mereka yang hidup dari keringat dan tenaga. Bung Karno menyatakan kemerdekaan sejati bukan hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan ekonomi, di mana tidak boleh ada penindasan manusia atas manusia, tidak boleh ada eksploitasi buruh oleh para pemilik modal," kata Mercy dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Lebuh lanjut Mercy menegaskan buruh adalah tulang punggung dan fondasi ekonomi nasional. 

"Perjuangan kita bukan untuk melemahkan industri, tetapi untuk memastikan bahwa kemajuan ekonomi san industri berjalan seiring dengan keadilan sosial," tuturnya.

Terhadap berbagai masalah buruh dan ekonomi di Indonesia Mercy menyatakan dengan tegas Kebijakan ekonomi harus memastikan bahwa beban krisis tidak sepenuhnya dipikul oleh rakyat kecil. 

"Sebagai langkah konkret, intervensi negara untuk mencegah PHK massal dan menjamin keberlangsungan kerja, penguatan jaminan sosial buruh tanpa pengurangan manfaat, terutama melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," tegas Mercy. 

Penyesuaian upah yang adil atas kenaikan biaya hidup, sambung dia, perlindungan menyeluruh bagi pekerja dan penegakan hukum tegas terhadap perusahaan yang melanggar hak-hak pekerja.

“Keadilan sosial tidak akan pernah terwujud selama buruh masih diperas tenaganya tanpa jaminan hidup layak, upah layak dan kerja yang layak. Kita harus berani memilih berdiri bersama buruh, bersatu bersama buruh,  untuk mewujudkan keadilan sosial bagi semua untuk semua,” ujar Mercy.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Malang Didik Gatot Subroto dalam sambutannya yang luwes dan membakar semangat perjuangan menyampaikan partai adalah pelayan rakyat dan fraksi adalah sisi tajam perjuangan membela rakyat dalam berbagai bentuk peraturan daerah dan program kerja.

"Akan terus bersama-sama buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka yakni 3 layak, layak hidup, layak upah dan layak kerja di Kab. Malang," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas