Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Puisi Hari Pendidikan Nasional Karya Sastrawan Indonesia

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 dapat diperingati dengan membaca puisi bertema pendidikan. Berikut kumpulan puisi untuk Hari Pendidikan Nasional.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 10 Puisi Hari Pendidikan Nasional Karya Sastrawan Indonesia
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
EDUKASI ANTIKORUPSI - Murid-murid Sekolah Dasar (SD) mengikuti kegiatan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Jumat (2/5/2025). Pada kegiatan tersebut KPK menyelenggarakan edukasi antikorupsi kepada ratusan murid PAUD, SD dan SMP. -- Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 dapat diperingati dengan membaca puisi bertema pendidikan. Berikut kumpulan puisi untuk Hari Pendidikan Nasional. 

Karya: Ni Nengah Restari

Senyum terukir tipis
Menghias bibir yang manis
Langkah demi langkah berpijak
Mengejar angan yang bijak

Sejuta harapan kurengkuh 
Laksa rintangan kutempuh
Laksa menuju kemenangan
Menggapai impian

Riang gembira jalan hidup 
Hati ikhlas bahagia datang
Perjuangan dan doa penuh ikhlas
Bawa berkah yang berlimpah

Sekolah di Pulau Kelapa

Karya: Imam Budiman

sebuah sekolah-sedikit daratan
halamannya laut dan langit terbentang sejauh mata menghadang di batas lazuardi.
tiada roda empat, pula jalan aspal motor matik melupakan masa lalu menanggalkan spion kepalanya.
pada jam istirahat, ditambatkan kapal mesin dan perahu milik nelayan. seragam hari senin disapu terik, anak-anak berebut membeli jajan kepada seorang perempuan muda bermata indah penjual mie instan dadakan
di kejauhan seorang guru berwajah datar memantau di depan pagar-barangkali menyimpan amarah, mungkin pula sedikit kesepian.

Suara Murid Masa Kini

Karya Pipit Sriwulan

Rekomendasi Untuk Anda

Inginku bebas inginku lepas
Terserah air mengalir ke mana
Melewati pasir, lembah dan telaga

Berlari sekuat-kuatnya yang tanpa batas

Kebebasan mengolah cipta, rasa, dan karya itu hak kami
Tuk memupuk sejuta potensi yang terpatri di sanubari
Maka waktu, ilmu dan maju akan tumbuh dalam diri
Kemerdekaan dalam bermain dan belajar haruslah ditaati

Dukunglah kami, bimbinglah kami
Menggapai keemasan sebagai wujud dari mimpi
Doakan kami, agar tiada jalan yang tak pantas tuk dilalui
Kami hanyalah seekor semut yang pantas tuk disayangi

Sungguh pendidikan adalah pusaka
Harus selalu dijaga kemurnian dan keutuhannya
Mengayomi, memfasilitasi mencetak generasi
sesuai keyakinan falsafah negeri Menopang kuat kemajuan negara,
berakarkan budaya Indonesia

Diponegoro

Karya Chairil Anwar

Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditinda(s)
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
Serang
Terjang
1943

Bintang

Karya Chairil Anwar

Aku mencintai kelasmu
Kamu membantuku 'tuk melihat 
Bahwa untuk hidup bahagia
Belajar adalah kuncinya
Kamu memahami muridmu
Kamu perhatian dan pandai
Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu

Aku memperhatikan kata-katamu
Kata-kata dari seorang guru sejati 
Kamu lebih dari teladan terbaik
Sebagai guru, kamu adalah bintang

Didikan Keras

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas