Usai May Day, Monas Berserakan Sampah Plastik dan Kardus
Usai perayaan May Day 2026, kawasan Monas dipenuhi botol plastik dan kardus berserakan. Petugas kebersihan langsung bergerak membersihkan.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, menyisakan pemandangan berbeda usai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Jumat (1/5/2026).
Setelah ribuan buruh membubarkan diri, botol plastik, bungkus makanan, dan kardus bekas tampak berserakan di berbagai sudut kawasan silang Monas.
Pantauan Tribunnews.com sekitar pukul 16.00 WIB, sampah tersebar mulai dari area sekitar panggung utama hingga jalur pejalan kaki yang sebelumnya dipadati massa.
Botol minuman, kemasan makanan, serta kardus yang dipakai sebagai alas duduk dan tempat berteduh tercecer di atas lantai konblok.
Di beberapa titik, kardus tampak menumpuk, sementara sejumlah anak masih terlihat duduk di atas alas kardus di tengah sisa-sisa acara.
Pemandangan itu kontras dengan panggung utama dan tenda-tenda besar yang masih berdiri di lokasi.
Baca juga: KASBI Tak Rayakan May Day Bareng Prabowo di Monas: Kami Independen
Tak lama setelah massa meninggalkan area, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung bergerak.
Truk sampah berwarna oranye masuk ke area lapangan untuk mengangkut sampah yang berserakan.
Sejumlah petugas terlihat mengosongkan tempat sampah besar ke bak truk hidrolik, sementara petugas lain menyisir area untuk mengumpulkan botol plastik dan sampah secara manual.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih berlangsung.
Volume sampah diperkirakan cukup besar seiring tingginya jumlah peserta yang menghadiri peringatan May Day tahun ini dari berbagai daerah.
Baca tanpa iklan