Tanggal 7 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 2 Peringatan Penting
Tanggal 7 Mei 2026 memperingati 2 peringatan penting yaitu Perjanjian Roem-Royen dan World Password Day.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Suci BangunDS
Saat itu, Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan membonceng pasukan Sekutu melalui NICA.
Namun, perlawanan rakyat Indonesia yang semakin kuat serta tekanan dari dunia internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), membuat Belanda akhirnya kembali ke meja perundingan.
Perundingan ini dimulai pada 14 April 1949 dan berlangsung cukup panjang hingga akhirnya mencapai kesepakatan pada 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta.
Nama Roem-Royen diambil dari dua tokoh utama yang memimpin delegasi masing-masing pihak, yaitu Mohammad Roem dari Indonesia dan Herman van Roijen dari Belanda.
Isi penting dari perjanjian ini antara lain:
- Pemerintah Republik Indonesia dan para pemimpin yang ditahan dikembalikan ke Yogyakarta
- Belanda menyetujui penghentian operasi militer
- Kedua pihak sepakat melanjutkan perundingan dalam Konferensi Meja Bundar (KMB)
Perjanjian ini menjadi titik balik penting karena membuka jalan menuju pengakuan kedaulatan Indonesia secara internasional.
Tidak lama setelah kesepakatan, wilayah Yogyakarta dikosongkan dari tentara Belanda dan kembali menjadi pusat pemerintahan Indonesia.
2. World Password Day (Hari Kata Sandi Sedunia)
Selain peristiwa sejarah nasional, tanggal 7 Mei 2026 juga bertepatan dengan World Password Day atau Hari Kata Sandi Sedunia, yang diperingati setiap Kamis pertama di bulan Mei.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, hampir seluruh aktivitas manusia kini terhubung dengan internet, mulai dari pekerjaan, komunikasi, hingga transaksi keuangan.
Hari Kata Sandi Sedunia mengingatkan bahwa satu kata sandi yang lemah dapat membuka celah bagi peretas untuk mengakses informasi pribadi.
Oleh karena itu, penggunaan kata sandi yang kuat, unik, dan rutin diperbarui menjadi hal yang sangat penting.
Peringatan ini berawal dari gagasan peneliti keamanan Mark Burnett pada tahun 2005 yang mendorong masyarakat untuk memiliki 'hari khusus' dalam mengganti kata sandi, dikutip dari National Today.
Ide tersebut kemudian diadopsi oleh perusahaan teknologi dan pertama kali diperingati secara global pada tahun 2013.
(Tribunnews.com/Farra)
Baca tanpa iklan