Distribusi Sapi Menggunakan Kereta Api Dijajaki untuk Perkuat Ketahanan Pangan
KAI Logistik bersama PT Bogantara Indo Transport menjajaki pengiriman hasil bumi dan hewan ternak menggunakan moda kereta api.
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- KAI Logistik bersama PT Bogantara Indo Transport menjajaki pengiriman hasil bumi dan hewan ternak menggunakan moda kereta api.
- Tahap awal difokuskan pada pengiriman sapi dari Banyuwangi menuju Jakarta dengan kapasitas sekitar 280 ekor dalam satu perjalanan.
- Yuskal Setiawan menyebut pengiriman via kereta api lebih efisien dengan estimasi waktu tempuh sekitar 26 jam dibanding moda darat lain seperti truk.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI), KAI Logistik sinergi dengan PT Bogantara Indo Transport (Bogantara) dalam pengembangan pengiriman komoditas baru, khususnya hasil bumi dan hewan ternak.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan, perseroan mendorong logistik terintegrasi, yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman multikomoditas dalam jumlah besar, termasuk sumber daya pangan hasil bumi dan ternak.
"Ini merupakan komoditas baru yang cukup menantang bagi kami, dan mendorong kami untuk berinovasi dalam mengembangkan layanan baru termasuk pengembangan gerbong pengangkut khusus berupa kontainer yang dimodifikasi dan disesuaikan untuk pengangkutan dalam jumlah besar," papar Yuskal dikutip Minggu (10/5/2026).
Melalui kerja sama ini, KAI Logistik dan Bogantara berharap dapat membuka peluang baru dalam meningkatkan efisiensi distribusi dan mobilitas komoditas pangan, khususnya dari daerah penghasil menuju pusat permintaan.
Ia menyebut, langkah ini sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam mendukung ketahanan pangan sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan dan penguatan ekonomi nasional, termasuk semangat Asta Cita yang mendorong penguatan sektor pangan.
Pada tahap awal implementasi, penjajakan bisnis ini akan difokuskan pada pengiriman hewan ternak berupa sapi dengan rute dari Jawa Timur menuju Jakarta.
Secara spesifik, operasional akan dipusatkan pada pengiriman dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, menuju stasiun Jakarta Gudang.
Lebih lanjut Ia mengatakan, meski berawal dari pengiriman sapi, kedua belah pihak membuka peluang lebar untuk memperluas cakupan kerja sama ke berbagai jenis bahan pangan maupun hewan ternak lainnya sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar dan mitra bisnis.
Menurutnya, penggunaan moda transportasi kereta api untuk pengiriman hewan ternak lebih kompetitif dibandingkan dengan moda transportasi darat lainnya seperti truk. Dalam satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu mengangkut jumlah yang jauh lebih besar.
Estimasi kapasitas satu gerbong dapat menampung 14 hingga 18 ekor sapi, sehingga dalam satu kali perjalanan, minimal sekitar 280 ekor dapat terdistribusi secara sekaligus.
“Efisiensi waktu dengan estimasi pengiriman hanya 26 jam, waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan moda darat lainnya yang sering kali dihadapkan pada dinamika kondisi jalan yang beragam," jelas Yuskal.
Baca juga: Ketahanan Pangan Didorong Jadi Gerakan Sosial Berkelanjutan di Papua
Sebagai langkah lanjutan, KAI Logistik akan melakukan evaluasi dan pengembangan berkelanjutan terhadap skema operasional dan layanan ini guna memastikan standar kualitas dan keselamatan tetap terjaga.
Baca tanpa iklan