Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

MC LCC 4 Pilar Kalbar Minta Maaf usai Sebut 'Mungkin Perasaan Adik-adik Saja' saat Peserta Protes

Pembawa acara LCC Empat Pilar Kalbar meminta maaf setelah menyebut 'mungkin perasaan adik-adik saja' saat peserta protes soal jawaban ke juri.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in MC LCC 4 Pilar Kalbar Minta Maaf usai Sebut 'Mungkin Perasaan Adik-adik Saja' saat Peserta Protes
Tangkapan layar akun Instagram @shindy_mcwedding
MINTA MAAF - MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR Provinsi Kalbar, Shindy Luthfiana, meminta maaf ke publik setelah mengatakan 'mungkin perasaan adik-adik saja' saat peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan juri yang menyatakan jawabannya salah meski ada peserta lain yang menjawab sama tetapi dibenarkan. 

"MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel," sambungnya.

Baca juga: Update Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR: Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Salahkan Speaker

Kronologi Singkat

VIRAL - Momen ketika peserta SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Provinsi Kalimantan Barat. Namun, jawabannya dianggap salah meski ada peserta lain yang juga menjawab sama persis. Juri menganggap artikulasi dari peserta SMAN 1 Pontianak tidak jelas.
VIRAL - Momen ketika peserta SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Provinsi Kalimantan Barat. Namun, jawabannya dianggap salah meski ada peserta lain yang juga menjawab sama persis. Juri menganggap artikulasi dari peserta SMAN 1 Pontianak tidak jelas. (YouTube MPR)

Polemik ini berawal ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan dewan juri yang menyebut jawabannya salah terkait pertanyaan yang menyangkut mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Protes tersebut disampaikan setelah jawaban sama persis yang disampaikan oleh tim dari SMAN 1 Sambas justru dinyatakan benar.

"Mohon maaf, jawaban yang kami sampaikan sama," kata peserta tersebut.

Lalu, salah satu juri yakni Dyastasita, membantah jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak sama dengan SMAN 1 Sambas.

Perbedaan yang dimaksud tentang tidak adanya penyebutan DPD dalam pertimbangan pemilihan anggota BPK.

Namun, peserta SMAN 1 Pontianak meyakini telah menjawab sama seperti yang disampaikan oleh peserta dari SMAN 1 Sambas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tadi disebutkan regu C (SMAN 1 Pontianak) itu (jawabnya) pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi (jawabnya)," kata Dyastasita.

"Ada (jawaban pertimbangan DPD). Tadi saya jawabnya seperti ini anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab peserta.

Hanya saja, Dyastasita tetap tidak yakin peserta dari SMAN 1 Pontianak menjawab seperti yang disampaikan tersebut.

Lalu, peserta ingin meminta pandangan lain seperti dari penonton untuk mengkonfirmasi terkait jawabannya.

Baca juga: Sosok Indri Wahyuni, Juri LCC 4 Pilar MPR yang Permasalahkan Artikulasi Peserta, Hartanya Rp4 Miliar

Kemudian, Dyastasita menegaskan keputusan dewan juri adalah mutlak. Lalu, pembawa acara juga meminta agar peserta menerima keputusan dari juri.

Jika masih ingin melakukan protes, pembawa acara meminta agar peserta mengecek tayangan ulangnya.

"Mohon diterima adik-adik terkait keputusan dewan juri karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja," kata Shindy.

"Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya setelah acara selesai," imbuhnya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas