Bakom: Survei BPS Ungkap Program MBG Ringankan Pengeluaran Harian
Bakom sebut evaluasi BPS menunjukkan program MBG berdampak positif, dari kualitas menu hingga kepuasan penerima
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Kepala Bakom Muhammad Qodari menyebut evaluasi BPS menunjukkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi dampak positif
- Persentase penerima yang menghabiskan seluruh porsi meningkat, sementara mayoritas pemasok mencatat kenaikan penjualan selama 2025
- Tingkat kepuasan rumah tangga penerima juga naik, terutama terkait akses makanan bergizi dan pengurangan beban pengeluaran harian
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan bahwa terdapat temuan positif dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Diantaranya kata dia, jumlah penerima yang menghabiskan seluruh porsi MBG meningkat dari 66,9 persen pada Juli 2025 menjadi 69,8% pada Maret 2025.
“Ini mengindikasikan adanya perbaikan kualitas menu dan cita rasa secara berkala,” katanya dalam Konferensi Pers PHTC di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, (13/5/2026).
Selain itu kata Qodari, selama periode Januari hingga Oktober 2025 sebesar 85,6% suplier MBG mencatatkan kenaikan nilai penjualan.
Baca juga: KPK Kawal Ketat Program MBG Setelah ICW Laporkan Dugaan Mark Up di BGN
Kemudian mayoritas rumah tangga penerima MBG menyatakan setuju atas manfaat MBG. Tingkat persetujuan program MBG tersebut terus meningkat dari Juli ke November 2025 pada seluruh aspek yang disurvei.
Adapun aspek yang disurvei yakni: meningkatkan kemudahan memperoleh makanan bergizi naik dari 81,4% menjadi 84,1%. Lalu memperbaiki perilaku makan bergizi dari 80,3% menjadi 84,1%:
Selain itu meringankan beban waktu menyiapkan makan siang dari 75,4% menjadi 78,3%.
“Kemudian terakhir meringankan pengeluaran sehari-hari naik dari 73,6% menjadi 75,9%,” pungkasnya.