Jokowi Bilang Bakal Keliling Indonesia, Pengamat: Ambisi dengan Agenda Sebenarnya Menyelamatkan PSI
Kata Pangi Syarwi Chaniago, Jokowi akan keliling Indonesia karena tak mau PSI kalah dan membuat karir politik anaknya meredup.
Penulis:
Rizkianingtyas Tiarasari
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menanggapi rencana Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk keliling Indonesia.
- Kata Pangi, rencana keliling Indonesia adalah ambisi Jokowi yang dilapisi dengan agenda demi rakyat dan bangsa.
- Menurutnya, agenda sebenarnya adalah untuk menyelamatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai berlambang gajah yang saat ini dipimpin oleh sang putra bungsu, Kaesang Pangarep.
TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menanggapi rencana Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk keliling Indonesia.
Di tengah kabar sakit, Jokowi sudah menyatakan dirinya akan mulai bersafari ke berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Juni 2026.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo, Freddy Alex Damanik.
Informasi tersebut Freddy dapatkan langsung dari pertemuan antara Ketum Projo, Budi Arie Setiadi dengan Jokowi di Jakarta Timur pada awal Mei 2026 lalu.
Kondisi kesehatan Jokowi, kata Freddy, sudah 99 persen pulih dan siap kembali turun ke lapangan untuk menyapa masyarakat di berbagai pelosok Tanah Air.
"Kata Pak Jokowi (kondisi kesehatan) sudah 99 persen pulih. Juni mungkin beliau sudah akan keliling Indonesia untuk menyapa rakyat," kata Freddy, Selasa (12/5/2026), dikutip Tribunnews dari situs web Projo.
Adapun agenda Jokowi yang dimulai Juni 2026 itu diklaim murni untuk melakukan silaturahmi dan menyapa masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air.
Sosok Jokowi dinilai masih memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam peta politik nasional karena kecintaan rakyat yang belum hilang.
Selain rencana keliling Indonesia, Jokowi juga akan mengadakan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali dengan para relawannya.
"Disepakati sekali dalam tiga bulan, tapi pintu Pak Jokowi selalu terbuka kapan saja untuk para relawannya," ujar Freddy.
Baca juga: Eks Direktur BAIS TNI Bongkar Pola Intelijen Era Jokowi: Sentil Elite hingga Relasi Bisnis
Pangi: Keliling Indonesia adalah Ambisi Jokowi dengan Agenda Menyelamatkan PSI
Pangi menilai, rencana keliling Indonesia adalah ambisi Jokowi yang dilapisi dengan agenda demi rakyat dan bangsa.
Padahal, kata dia, sebenarnya rencana itu adalah agenda untuk menyelamatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai berlambang gajah yang saat ini dipimpin oleh sang putra bungsu, Kaesang Pangarep.
Menurut Pangi, Jokowi tengah berusaha membawa partai yang didirikan pada 16 November 2014 itu agar lolos ke parlemen.
"Semua itu adalah ambisi ya, yang selalu pasti panggung depannya agenda rakyat, agenda kebangsaan," kata Pangi, dalam podcast/siniar Madilog yang tayang di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu (13/5/2026).