Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Idul Adha Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026, Menteri Agama Beri Imbauan

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan hilal terkonfirmasi terlihat di wilayah Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Idul Adha Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026, Menteri Agama Beri Imbauan
Tangkap Layar YouTube Kemenag RI
IDUL ADHA 2026 - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar (tengah) mengumumkan hasil sidang isbat 1 Zulhijjah 1447 H atau penetapan Hari Raya Idul Adha 2026 di kantor Kemenag Jakarta, Minggu (17/5/2026). 

"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).

3. Puasa Arafah

Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah.

Tepat sehari sebelum Idul Adha. Adapun keutamaan puasa Arafah yang datang dalam hadits shahih, Rasulullah Saw bersabda:

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Daftar Lokasi Pemantauan Hilal

Pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H dilakukan pada 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam proses sidang isbat penentuan awal Zulhijah sekaligus persiapan pelaksanaan Idul Adha 1447 H.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan sidang isbat melibatkan berbagai unsur, mulai dari Duta Besar negara sahabat, Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, jajaran eselon I dan II Kementerian Agama, BMKG, Badan Informasi Geospasial (BIG), BRIN, Majelis Ulama Indonesia, ormas Islam, pakar falak, Tim Hisab Rukyat Kemenag, akademisi, hingga pimpinan pondok pesantren.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ungkapnya di Jakarta, Senin (11/5/2026), dikutip dari laman Kemenag.

Berdasarkan perhitungan hisab, seluruh sistem hisab sepakat bahwa ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 M sekitar pukul 03.00.55 WIB.

Pada saat rukyat, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3º 37' 51" hingga 6º 54' 23".

Sementara itu, sudut elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari berkisar antara 8º 58' 23" hingga 10º 36' 52".

Untuk memastikan akurasi pengamatan, Kementerian Agama bersama Kanwil Kemenag, Kemenag Kabupaten/Kota, Peradilan Agama, ormas Islam, dan instansi terkait akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik yang tersebar dari Aceh hingga Papua Barat.

Lokasi pengamatan mencakup observatorium, pantai, rooftop gedung, menara pemantauan, hingga masjid strategis di berbagai daerah.

Berikut titik lokasi rukyatul hilal awal Zulhijah 1447 H:

Aceh

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas