Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pidato Presiden Prabowo Kerap Disorot Negatif, KSP Dudung: Tergantung Sudut Pandangnya

Presiden Prabowo selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara di setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pidato Presiden Prabowo Kerap Disorot Negatif, KSP Dudung: Tergantung Sudut Pandangnya
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
PIDATO PRABOWO - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman saat ditemui di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (18/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dudung Abdurachman angkat bicara terkait gaya komunikasi Presiden Prabowo yang dinilai sejumlah pihak terlalu blak-blakan atau ‘ceplas-ceplos’ saat memberikan pidato di berbagai kesempatan
  • Dudung menilai, adanya komentar negatif yang kerap muncul di media sosial maupun ruang publik terhadap isi pidato Presiden sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing
  • Presiden selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara di setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman angkat bicara terkait gaya komunikasi Presiden RI Prabowo Subianto yang dinilai sejumlah pihak terlalu blak-blakan atau ‘ceplas-ceplos’ saat memberikan pidato di berbagai kesempatan.

Dudung menilai, adanya komentar negatif yang kerap muncul di media sosial maupun ruang publik terhadap isi pidato Presiden sangat bergantung pada sudut pandang masing-masing orang yang mendengarkan.

Baca juga: KSP Dudung Jelaskan Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar

Menurut mantan Kasad ini, Presiden Prabowo selalu mengedepankan niat baik bagi bangsa dan negara di setiap ucapannya, meskipun disampaikan dengan cara yang sangat terbuka.

"Ya kalau mau negatif itu kan tergantung sudut pandangnya kalau menurut saya. Beliau mengatakan niatnya baik. Ya kalau orang berpandangan negatif ya gampang semua juga, yang positif bisa dibuat negatif," ujar Dudung saat ditemui di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (17/5/2026).

Dudung menekankan bahwa dirinya meyakini Presiden Prabowo tidak memiliki prasangka buruk terhadap siapa pun, apalagi kepada rakyat Indonesia.

Ia mengajak semua pihak untuk lebih memahami karakter asli Presiden yang memang dikenal apa adanya dan tidak menutupi realitas.

"Saya rasa beliau tidak ada berpikiran yang negatif kepada siapa pun apalagi kepada masyarakat. Ya kita simak ya, eh kita pahami lah artinya bahwa beliau memang sering ceplas-ceplos dan apa adanya memang beliau itu," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Dudung meminta agar publik tidak terus-menerus membesarkan masalah teknis penyampaian pidato tersebut.

Ia berpesan agar kedewasaan dalam berbangsa diutamakan dengan cara melihat substansi dan niat tulus di balik setiap kebijakan maupun pernyataan pimpinan negara.

Baca juga: Dudung Sebut Lulusan Sekolah Garuda Bisa Kuliah di Oxford hingga Universitas Berkeley

"Ya tetapi kita sikapi untuk tidak berpikir negatif lah ya. Saya yakin bangsa ini sangat besar, ya tidak harus kemudian hal-hal yang kemudian diperbesar-besarkan, tetapi pasti akan ada niat yang baik dari beliau," pungkas Dudung.

Sebelumnya, gaya pidato Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan publik lantaran dinilai terlalu lugas dan tanpa basa-basi, yang kemudian memicu beragam reaksi dan komentar di jagat maya.

Belakangan, yang menjadi sorotan adalah peryataan Presiden Prabowo soal orang Desa yang tidak menggunakan dolar saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).

Pidato Prabowo itu pun mendapat berbagai macam respons publik di media sosial, di tengah harga dolar AS yang menyentuh Rp 17.600,-.

Publik berpendapat bahwa meski warga Desa tidak menggunakan dolar sebagai alat transaksi, namun hal ini di khawatirkan membuat harga-harga kebutuhan pokok meningkat seiring menurutnya nilai rupiah.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas