Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muhammadiyah hingga MUI Kecam Israel Tangkap Aktivis & Jurnalis, Haedar Nashir: PBB Harus Bertindak

Muhammadiyah dan MUI mengecam keras tindakan Israel yang menangkap aktivis dan jurnalis saat misi kemanusiaan di perairan internasional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Muhammadiyah dan MUI mengecam keras tindakan Israel yang menangkap aktivis dan jurnalis saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.
  • Dikabarkan ada sembilan aktivis dan jurnalis yang ditahan Israel.
  • Terkini, ada satu kapal relawan Global Sumud Flotilla yang dilaporkan kembali dicegat oleh militer Israel pada Selasa (19/5/2026), diduga ada 2 WNI.

 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi militer Israel yang menangkap aktivis dan jurnalis dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) kembali memicu sorotan dunia. 

Tokoh dari ormas Islam, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut mengecam keras tindakan Israel karena dianggap mencederai prinsip kemanusiaan dan keselamatan jurnalis.

Awalnya, sebanyak lima aktivis dan jurnalis ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional pada Senin (18/5/2026).

Misi Global Sumud Flotilla diketahui adalah inisiatif internasional untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di tengah blokade total Israel pasca agresi berkepanjangan di wilayah tersebut.

Dalam perkembangannya, ada sembilan aktivis kemanusiaan dan jurnalis Indonesia yang ditangkap Israel dalam kapal berbeda.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkini, ada satu kapal relawan Global Sumud Flotilla yang dilaporkan kembali dicegat oleh militer Israel, Selasa (19/5/2026).

Informasi menyebut, dua warga negara Indonesia (WNI) berada di atas kapal Zafiro. Keduanya adalah relawan yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, pun mengecam keras tindakan militer Israel. Pun dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Muhammadiyah hingga MUI Kecam Tindakan Israel Tangkap Aktivis & Jurnalis

- Muhammadiyah Kecam Aksi Israel, Haedar Nashir: PBB Harus Bertindak

Muhammadiyah mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera turun tangan menghentikan tindakan Israel yang membajak armada kapal misi kemanusiaan di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pantai Gaza.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, Selasa (19/5).

Baca juga: Andi Angga Ditahan Israel, Sang Ibu Minta Pemerintah Selamatkan: Dia Hanya Jalankan Misi Kemanusiaan

Haedar menegaskan, tindakan agresi Israel terhadap WNI dalam misi perdamaian ini, tidak dapat dibenarkan.

Ia menyebut, Muhammadiyah selalu mengecam setiap bentuk intervensi bahkan juga menggunakan kekerasan atau politik-politik kekerasan juga sebenarnya, politik kekerasan yang akhirnya merugikan semua pihak.

"Jurnalis, para aktivis kemanusiaan, mereka kan tidak punya kepentingan politik apa pun."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas