Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Ada di Daftar Pemeriksaan, Dua Saksi Kunci Pengepul Dana Budi Karya Digarap KPK

Penyidik KPK secara diam-diam telah memeriksa dua saksi kunci yang diduga kuat mengetahui persis keterlibatan mantan Menhub Budi Karya Sumadi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tak Ada di Daftar Pemeriksaan, Dua Saksi Kunci Pengepul Dana Budi Karya Digarap KPK
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi berbincang dengan Wakil Direktur Tribun Network Domu Ambarita dalam sesi wawancara khusus di Kementerian Perhubungan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2024). Dalam wawancara tersebut, Budi Karya Sumadi banyak berbagi mengenai pencapaian Kementerian Perhubungan dalam mengembangkan transportasi di Indonesia selama dirinya menjabat sebagai Menteri Perhubungan. TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN 

Pemeriksaan ini secara khusus membedah skema distribusi uang yang diduga tidak hanya berhenti di tangan Robby.

"Di mana dari Saudara RB [Robby] ini, diduga uang yang mengalir dari pihak SDW ini cross ke pihak-pihak di Kementerian Perhubungan yang membawahi DJKA, terkait dengan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan jalur kereta, di antaranya pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

KPK menegaskan bahwa tim penyidik masih akan melakukan pendalaman secara komprehensif guna mencari tahu titik akhir dari aliran uang tersebut, termasuk potensi merembetnya dana ke eks Menhub Budi Karya Sumadi.

"Ini nanti yang akan kita dalami. Karena dari pemeriksaan hari ini ada dugaan aliran uang dari Saudara SDW melalui perantara, kemudian kepada Saudara RB. Nah, nanti kita akan telusuri lagi apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut ke pihak-pihak lain," tegas Budi.

Sebagai informasi, kasus dugaan suap proyek DJKA ini pertama kali terbongkar dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023. 

Dari OTT yang awalnya menjerat 10 orang tersangka tersebut, KPK terus melakukan pengembangan hingga kini telah menetapkan sekitar 21 orang tersangka. 

Para tersangka berasal dari berbagai unsur, mulai dari internal Kemenhub, anggota DPR RI, hingga pihak swasta.

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas