Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SPMB 2026-2027: Ada Empat Jalur Penerimaan Murid Baru, Sekolah Swasta Dilibatkan 

SPMB bukan sistem seleksi, melainkan sistem penerimaan murid baru yang harus membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in SPMB 2026-2027: Ada Empat Jalur Penerimaan Murid Baru, Sekolah Swasta Dilibatkan 
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
SPMB 2026-2027 - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdas PNFI) Gogot Suharwoto usai Kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (21/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Gogot Suharwoto mengungkapkan ada empat jalur dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026-2027. 
  • SPMB bukan sistem seleksi, melainkan sistem penerimaan murid baru yang harus membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak.
  • Empat jalur dalam pelaksanaan SPMB, yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdas PNFI) Gogot Suharwoto mengungkapkan ada empat jalur dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026-2027. 

Menurut Gogot, SPMB bukan sistem seleksi, melainkan sistem penerimaan murid baru yang harus membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak.

Baca juga: Guru di Wilayah 3T NTB Kawal SPMB 2026 Bebas Pungli, Jemput Bola hingga Dampingi Orang Tua

"SPMB ini adalah sistem penerimaan murid baru, bukan seleksi. Pak Menteri selalu menyampaikan sistem penerimaan murid baru ini harus inklusif. Artinya semua anak punya hak untuk mendapat layanan pendidikan," kata Gogot usai Kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Empat jalur dalam pelaksanaan SPMB, yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.

"Maka dari itu disiapkan empat jalur, ya. Jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi," ujarnya.

Dirinya memastikan empat jalur SPMB inklusif bagi semua calon siswa. 

Ia mengatakan pembukaan empat jalur tersebut diharapkan mampu mengakomodasi seluruh calon peserta didik sesuai kategori masing-masing.

Rekomendasi Untuk Anda

"Harapannya dengan dibukanya empat jalur ini bisa mengakomodir semua anak dengan kategori masing-masing," lanjutnya.

Gogot juga menegaskan pelaksanaan SPMB tidak hanya berlaku untuk sekolah negeri, tetapi juga melibatkan sekolah swasta

Pemerintah daerah didorong melakukan perencanaan daya tampung secara matang agar seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan.

"SPMB tidak hanya untuk sekolah negeri tapi juga sekolah swasta," katanya.

Baca juga: Apa Itu SPTJM yang Digunakan untuk Daftar SPMB DKI Jakarta 2026, Berikut Cara Mengunduhnya

Menurut dia, Kementerian telah menurunkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) di seluruh Indonesia untuk mendampingi pemerintah daerah dalam menghitung kebutuhan bangku sekolah.

"Teman-teman Balai Penjaminan Mutu telah melakukan pendampingan ke semua dinas kabupaten kota dan provinsi supaya mereka melakukan perhitungan yang cermat sehingga semua anak bisa tertampung baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta," kata Gogot.

Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah turut dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Ketua KPAI Aris Adi Leksono, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah, dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Ojat Darojat.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas