Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemendikdasmen: Anak Mudah Mengalami Adiksi Gadget, Berdampak ke Kesehatan Mental dan Fisik

Penggunaan gadget secara berlebihan tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik anak, tetapi juga kesehatan mental mereka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
zoom-in Kemendikdasmen: Anak Mudah Mengalami Adiksi Gadget, Berdampak ke Kesehatan Mental dan Fisik
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
KECANDUAN GADGET - Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Putri Utami, pada National Symposium 70th Antarbudaya AFS di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (22/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Putri Utami, mengatakan saat ini persoalan anak-anak rentan mengalami adiksi gawai atau gadget.
  • Menurutnya, adiksi gawai ini menjadi salah satu tantangan dunia pendidikan.
  • Penggunaan gadget secara berlebihan tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik anak, tetapi juga kesehatan mental mereka.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Putri Utami, mengatakan saat ini persoalan anak-anak rentan mengalami adiksi gawai atau gadget.

Menurutnya, adiksi gawai ini menjadi salah satu tantangan dunia pendidikan.

Baca juga: Kurangi Ketergantungan Gadget, Taman Baca Krida Galas Ajak Anak-anak Belajar dan Bermain Bersama

"Salah satu isu besar menurut kami adalah bagaimana anak-anak mudah sekali kemudian mengalami adiksi gadget," kata Rusprita dalam acara National Symposium 70th Antarbudaya AFS di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Dirinya menjelaskan penggunaan gadget secara berlebihan tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik anak, tetapi juga kesehatan mental mereka.

Berdasarkan hasil cek kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan, gangguan kesehatan yang paling banyak dialami anak-anak saat ini adalah masalah mata akibat terlalu lama terpapar layar atau screen time.

"Hal ini memengaruhi kesehatan fisik. Berdasarkan hasil cek kesehatan gratis Kemenkes, gangguan kesehatan yang paling banyak dialami anak-anak adalah masalah mata akibat terlalu banyak terpapar screen time," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain kesehatan fisik, Rusprita mengatakan kesehatan mental anak juga ikut terdampak. 

Dirinya menilai aktivitas digital, termasuk game online, membawa risiko yang perlu diwaspadai.

Rusprita mengutip data dari Densus 88 yang menunjukkan adanya peningkatan paparan radikalisme dan paham ekstremisme pada anak melalui game online.

Baca juga: 40 Persen Anak Usia 2-5 Tahun Kecanduan Gadget, Belajar Lewat Animasi Bisa Jadi Aktivitas Seru

"Berdasarkan data dari Densus 88, jumlah anak yang terpapar isu radikalisme dan paham ekstremisme ini juga signifikan meningkat melalui game online," ujarnya.

Rusprita menekankan bahwa karakter manusia tetap menjadi faktor utama dalam menghadapi perkembangan teknologi.

"Penguasaan teknologi di satu sisi penting, tetapi yang paling utama adalah karakter manusianya. Secerdas apa pun manusia, jika tidak bijak dan tidak memiliki adab untuk menggunakannya, kemungkinan malah justru akan menghancurkan, bukan memberikan kebaikan tetapi kemudaratan," katanya.

Kemendikdasmen, kata Rusprita, berupaya melakukan mitigasi untuk mencegah kecanduan gadget pada anak-anak.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas