6 Keutamaan Kurban dalam Islam Menurut Al-Qur’an dan Hadis
Simak keutamaan berkurban yang tercantum dalam ayat Al-Qur'an dan hadis, salah satunya sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Penulis:
Nurkhasanah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Hal ini sebagaimana bunyi Q.S. Al-Maidah ayat 27.
“Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa.” (Q.S. Al-Maidah: 27).
3. Media untuk meraih ketaqwaan
Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan.
“Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (Q.S. Al-Hajj: 37).
4. Media untuk menambah amal kebaikan
Salah satu keutamaan berkurban yang lain adalah menambah amal kebaikan untuk bekal kehidupan di akhirat.
Dalam keutamaannya, Allah akan memberikan pahala yang berlipat-lipat bagi setiap umat Muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berkuban.
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.”, Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”, Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan ibn Majah).
Baca juga: Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban Idul Adha, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasannya
5. Hewan kurban sebagai saksi di hari kiamat
Rasulullah telah bersabda dalam sambungan hadis yang diriwayatkan Aisyah:
“Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim).
Menurut Tirmidzi hadis tersebut hasan, sedangkan Hakim berpendapat bahwa isnadnya shahih.
Sebagian ulama mengatakan isnadnya lemah.
Namun karena hadis tersebut mengandung ajaran tentang keutamaan kurban, hadis tersebut tidak tercela.
6. Dimensi sosial dan kemanusiaan
Ibadah kurban tidak hanya bermanfaat untuk orang yang berqurban (Mudhohi) tapi secara tidak langsung juga bisa membantu fakir miskin dari kelaparan.
Islam telah mengatur bagaimana menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial, salah satunya dengan berkurban.
Daging yang dibagikan dapat menghubungkan rasa kasih sayang dan kepedulian antara fakir miskin dengan mudhohi.
Dengan berkurban juga kita dapat merasakan kenikmatan rezeki dan berkah yang senantiasa diberikan Allah kepada setiap hambanya.