Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

9 WNI Bebas dari Israel, DPR Minta Pemerintah Berikan Pendampingan Psikologis

Pemerintah diminta berikan pendampingan psikologis pada 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang baru dibebaskan usai ditahan tentara Israel

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah diminta berikan pendampingan psikologis pada 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang baru dibebaskan usai ditahan tentara Israel
  • Permintaan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono.
  • Dave Laksono menyadari, pengalaman penangkapan dalam misi kemanusiaan tersebut dipastikan meninggalkan tekanan fisik maupun psikologis yang tidak ringan bagi para WNI.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memberikan pendampingan psikologis secara menyeluruh kepada sembilan warga negara Indonesia (WNI) aktivis Global Sumud Flotilla yang baru saja dibebaskan usai ditahan tentara Israel selama tiga hingga empat hari.

Dave menyadari, pengalaman penangkapan dalam misi kemanusiaan tersebut dipastikan meninggalkan tekanan fisik maupun psikologis yang tidak ringan bagi para WNI.

"Oleh karena itu, Komisi I DPR RI mendorong pemerintah untuk tidak hanya memastikan kepulangan mereka dengan aman, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis yang menyeluruh," kata Dave saat dihubungi, Sabtu (23/5/2026).

Ia menyatakan, pendampingan yang dibutuhkan mencakup dukungan emosional, konseling profesional, serta pemulihan sosial.

"Pendampingan ini mencakup dukungan emosional, konseling profesional, serta pemulihan sosial agar para WNI dapat mengatasi trauma, memulihkan rasa aman, dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh kepercayaan diri," ujar Dave.

Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi lain, Dave turut menyampaikan rasa syukur dan kelegaannya atas pembebasan kesembilan WNI tersebut. 

Menurut dia, hal ini menjadi kabar yang sangat melegakan, tidak hanya bagi pihak keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Saat ini para WNI tersebut tengah dalam perjalanan melalui negara sahabat sebelum dipulangkan ke Tanah Air. Perkembangan ini menjadi kabar yang melegakan bagi keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia," tuturnya. 

Baca juga: Kondisi Terkini 9 WNI yang Ditangkap Israel, Tiba di Turki , Sempat Ditendang hingga Disetrum

Adapun sebelumnya, Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) selaku organisasi yang mewadahi pengiriman aktivis Indonesia ke Global Sumud Flotilla, telah mengonfirmasi pembebasan tersebut.

Pihak GPCI mengabarkan bahwa sembilan WNI yang sempat ditahan tentara Israel itu dijadwalkan akan terbang pulang ke Indonesia pada Sabtu (23/5/2026) waktu Turki.

 

Sembilan WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Yvonne Mewengkang mengonfirmasi sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Minggu sore (24/5/2026).

Mereka akan terbang dari Istanbul, Turki.

"Para WNI dijadwalkan tiba hari Minggu sore," kata Yvonne, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Dievakuasi ke Turki

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas