Mengempukkan Daging Tanpa Bahan Tambahan, Apakah Bisa? Berikut Tips Mudahnya
Daging Sapi maupun Kambing penyembelihan saat Idul Adha perlu diolah dengan benar agar bisa menghasilkan masakan yang empuk, berikut tips dan caranya.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan Hari Raya Idul Adha akan segera dilaksanakan besok Rabu (27/5/2026).
Setelah pelaksanaan Idul Adha umumnya masyarakat akan mulai melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
Daging kurban ini biasanya masih segar, maka perlu cara yang benar untuk menyimpan dan mengolahnya.
Beberapa orang sudah menyiapkan ide untuk mengolah daging ini, misalnya dimasak menjadi berbagai hidangan lezat seperti sate, gulai, rendang, hingga tongseng.
Kebanyakan orang masih kebingungan cara mengolah daging kurban agar bisa empuk saat dimasak.
Tetapi apakah bisa mengempukkan daging tanpa menggunakan bahan tambahan seperti nanas, pepaya, atau soda kue?
Sebenarnya daging tetap bisa empuk tanpa bahan tambahan tertentu.
Tetapi dalam mengolahnya, Anda perlu memperhatikan beberapa teknik yang bisa membuat tekstur daging menjadi lebih lunak dan mudah saat dimasak.
Kuncinya terletak pada teknik pemotongan, penyimpanan, hingga cara memasaknya.
Baca juga: Cara Menangani dan Menyimpan Daging Kurban: Pisau Harus Tajam, Sebelum Disimpan Tak Perlu Dicuci
Tips Mengempukkan Daging Tanpa Bahan Tambahan
Dikutip dari distanpangan.baliprov.go.id dan badungkab.go.id, berikut cara mengempukkan daging yang benar dan mudah:
1. Potong Daging Melawan Serat
Salah satu cara paling penting adalah memotong daging berlawanan arah seratnya.
Cara ini membantu memutus serat panjang pada daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut saat dimakan.
Biasanya, serat daging terlihat seperti garis-garis memanjang pada permukaan daging.
2. Diamkan Daging sebelum Dimasak
Setelah dicuci dan dipotong, diamkan daging beberapa saat dalam suhu ruang sebelum dimasak.
Cara ini membantu daging menjadi lebih rileks sehingga hasil masakan tidak terlalu keras.
Namun, jangan terlalu lama mendiamkan daging agar tetap aman dikonsumsi.
3. Gunakan Api Kecil saat Memasak
Memasak daging dengan api terlalu besar justru dapat membuat bagian luar cepat keras sementara bagian dalam masih alot.
Gunakan api kecil hingga sedang agar panas meresap perlahan dan serat daging menjadi lunak.
Teknik memasak perlahan juga membuat bumbu lebih meresap.
Baca juga: Menyimpan Daging Kurban Tidak Boleh Sembarangan, Ini Tips dan Caranya Agar Awet dan Tak Mudah Basi
4. Rebus Daging Lebih Lama
Merebus daging dalam waktu cukup lama dapat membantu jaringan ikat pada daging melunak.
Untuk daging sapi, proses perebusan biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 jam tergantung jenis potongan daging.
Sementara daging kambing umumnya membutuhkan waktu lebih singkat.
5. Gunakan Teknik Memukul Daging
Daging juga bisa dipukul perlahan menggunakan alat pemukul daging atau bagian belakang pisau.
Teknik ini membantu memecah serat otot sehingga tekstur daging lebih empuk ketika dimasak.
Namun, hindari memukul terlalu keras agar bentuk daging tidak hancur.
6. Jangan Terlalu Sering Membolak-balik Daging
Saat memasak atau memanggang daging, hindari terlalu sering membolak-baliknya.
Cara ini membantu cairan alami dalam daging tetap terjaga sehingga hasil akhirnya tidak kering dan keras.
Baca juga: Hukum Menjual Daging Kurban, Haram atau Boleh? Ini Penjelasannya
Tips Tambahan Agar Daging Tidak Alot
Selain teknik di atas, memilih bagian daging juga memengaruhi tekstur masakan.
Bagian has dalam atau tenderloin biasanya lebih empuk dibanding bagian paha atau sengkel.
Selain itu, pastikan daging disimpan dengan benar di lemari pendingin agar kualitasnya tetap terjaga sebelum dimasak.
Dengan teknik yang tepat, daging kurban tetap bisa empuk tanpa harus menggunakan bahan tambahan tertentu.
Hasil masakan pun menjadi lebih lezat dan nikmat disantap bersama keluarga saat Idul Adha.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.