Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru Besar Trisakti Soroti Transparansi Anggaran Rp 100 Miliar Untuk Sapi Kurban Prabowo

Trubus Rahardiansyah menyoroti polemik penyaluran ribuan hewan kurban sapi atas nama Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Guru Besar Trisakti Soroti Transparansi Anggaran Rp 100 Miliar Untuk Sapi Kurban Prabowo
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
SAPI KURBAN - Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di kawasan Masjid Istiqlal, Rabu (27/05/2026). Trubus menyoroti polemik penyaluran ribuan hewan kurban sapi atas nama Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha. 

Ringkasan Berita:
  • Harusnya disebut bantuan kemasyarakatan presiden
  • Pertanyakan kenapa bantuan hanya bentuk sapi saja
  • Soroti transparansi anggaran sekitar Rp 100 miliar yang dikeluarkan sebagai bantuan presiden untuk pengadaan sapi kurban

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, angkat bicara mengenai polemik penyaluran ribuan hewan kurban sapi atas nama Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Menurutnya dari kebijakan tersebut ada beberapa hal yang dipermasalahkan masyarakat.

Pertama, penyampaian Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro soal bantuan Presiden Prabowo.

"Penjelasan Pak Juri itu hanya mengatakan nilainya sekitar Rp 100 miliar dan menyebut itu bantuan Presiden Prabowo. Harusnya sebut saja bantuan kemasyarakatan presiden," kata Trubus  saat dihubungi di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Ia juga mempertanyakan bantuan tersebut mengapa hanya berupa hewan sapi.

"Di masyarakat itu kan kurban enggak hanya sapi, ada kambing. Kenapa kok tidak termasuk kambing, domba segala. Karena sapi itu di masyarakat hanya peternak tertentu yang punya," imbuhnya.

Baca juga: Habiburokhman Jelaskan Dasar Hukum Hewan Kurban Prabowo dari APBN, Sebut Keberpihakan ke Rakyat

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, ia juga menyoroti transparansi anggaran sekitar Rp 100 miliar yang dikeluarkan sebagai bantuan presiden tersebut.

"Yang menjadi problem juga karena ini, tidak terbuka nilainya itu berapa, karena yang disebut sekitar Rp100 miliar. Jangan-jangan itu nanti ujung-ujungnya setelah ditelusuri ternyata lebih dari Rp 100 miliar, atau malah Rp 200 miliar kan enggak tahu, masyarakat butuh transparansi itu," katanya.

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan 1.098 sapi kurban pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan sapi yang disumbangkan Presiden tersebut berasal dari peternak lokal.

Baca juga: Ray Rangkuti: Rp100 M untuk Sapi Kurban Prabowo Habiskan 70 Persen Jatah DOP dan Banmaspres Setahun

“Sehingga diharapkan momentum ini mereka (peternak lokal) dapat jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi, karena mereka tahu setiap tahun Bapak Presiden akan meminta mereka untuk menyediakan sapi kurban,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (26/5/2026).

Kata Juri, Presiden berharap Idul Adha kali ini menjadi momentum untuk pengembangan industri peternakan di Indonesia secara mandiri.

Sekaligus juga sebagai momentum dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri.

“Dan memenuhi kebutuhan pangan, khususnya daging sapi dalam negeri,” katanya.

Lanjut dia, Presiden pun memberikan arahan agar sapi-sapi yang disumbangkan tersebut dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah masing-masing.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas