Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kampus Didorong Perluas Kemitraan Global untuk Cetak SDM Berdaya Saing

Kolaborasi internasional semakin menjadi strategi penting bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kampus Didorong Perluas Kemitraan Global untuk Cetak SDM Berdaya Saing
Tribunnews.com/HO/IST
KEMITRAAN KAMPUS - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Mercu Buana (UMB), Irmulansati Tomohardjo, menegaskan bahwa kemitraan lintas negara merupakan pilar penting kampus dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman. 
Ringkasan Berita:
  • Kolaborasi internasional semakin menjadi strategi penting bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing lulusan 
  • Melalui pameran desain lintas budaya dan forum akademik Indonesia-Tiongkok, berbagai peluang kerja sama riset, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan kurikulum global diperkuat 
  • Langkah ini diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap jejaring pendidikan dan industri internasional.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang kian ketat, kolaborasi internasional menjadi langkah krusial dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas cakrawala global mahasiswa

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Mercu Buana (UMB), Irmulansati Tomohardjo, menegaskan bahwa kemitraan lintas negara merupakan pilar penting kampus dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori di ruang kelas. Mereka harus memahami praktik terbaik, tren terbaru, serta dinamika industri di tingkat internasional,” ujar Irmulansati di sela-sela pembukaan Pameran Internasional Desain Merek Inovatif Lintas Budaya dari Delta Sungai Yangtze di Kampus UMB di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Pameran yang mendapat dukungan penuh dari Dana Seni Nasional Tiongkok ini berlangsung sepanjang dua pekan, yakni 1–14 Juni 2026 dan dirancang sebagai pemantik kerja sama akademik yang lebih luas, meliputi riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga sinkronisasi kurikulum agar sejalan dengan kebutuhan industri kreatif global.

Sebanyak 100 karya desain terbaik hasil kurasi desainer muda Tiongkok dipamerkan ke publik.

Karya-karya tersebut mengeksplorasi dan merevitalisasi identitas visual dari deretan merek legendaris kawasan Delta Sungai Yangtze, seperti White Rabbit, Dunhuang Musical Instruments, Maochang Eyewear, Wu Liangcai Eyewear, hingga Guanshengyuan.

Guna memperdalam bobot akademik, rangkaian pameran turut mengintegrasikan simposium ilmiah internasional. Forum ini mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari Indonesia dan Tiongkok.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah isu strategis dikupas tuntas dalam simposium tersebut, di antaranya pengembangan merek berbasis akar budaya (cultural-based branding); inovasi perancangan visual;  strategi komunikasi pemasaran digital dan implementasi praktik desain yang berkelanjutan (sustainable design)

“Bagi kami, kegiatan ini adalah bagian dari cetak biru jangka panjang untuk memperluas jejaring global sekaligus mengasah daya saing lulusan kami,” kata Irmulansati.

Baca juga: Tribun Network Gelar Cita Loka Fest 2026, Dorong Kolaborasi Daerah untuk Indonesia yang Lebih Asri

Melalui ekspansi kemitraan global yang konsisten, manajemen UMB berharap dapat membuka keran peluang yang lebih luas bagi sivitas akademika dalam mengakses program-program internasional ke depan. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas