Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Mahasiswa di Depok Berciuman Sesama Jenis, Pihak Kampus Beri Sanksi

Pasangan sesama jenis terciduk berciuman di perpustakaan PNJ, diamankan satpam agar tak dikeroyok, kampus telaah sanksi sesuai aturan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Insiden pasangan sesama jenis berciuman di perpustakaan PNJ Depok membuat keduanya diamankan satpam.
  • Pihak kampus menyayangkan tindakan tersebut dan menegaskan sanksi terberat bisa berupa dikeluarkan.
  • Ayah salah satu pelaku turut meminta maaf di hadapan mahasiswa.

TRIBUNNEWS.COM - Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kembali mencuat setelah mahasiswa terekam kamera bermesraan sesama jenis di lingkungan perguruan tinggi.

Kampus sebagai ruang akademik harus menyikapi keberadaan LGBT di tengah aturan tata tertib dan norma masyarakat.

Insiden tersebut terjadi di area perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok, Jawa Barat pada Selasa (2/6/2026).

Dalam video terlihat pasangan sesama jenis berciuman sambil berdiri saat siang hari.

Mereka kemudian diamankan satpam agar tak menjadi sasaran pengeroyokan.

Saksi mata menerangkan pria berinisial AW datang ke kampus untuk menemui mahasiswa PNJ semester dua, ARM.

Rekomendasi Untuk Anda

AW bukan mahasiswa PNJ, namun datang ke kampus dengan pakaian rapi.

Baca juga: Viral Video Dugaan Penganiayaan Sesama Driver Ojol di Setiabudi, Polisi: Korban Sudah Buat Laporan

"Mereka keciduk ciuman di perpustakaan PNJ di belakang. Yang satu anak PNJ, yang (baju biru) anak luar," ungkapnya, Selasa.

Humas PNJ, Soraya Aldina, menyayangkan adanya tindak asusila sesama jenis di dalam kampus.

“Itu memang benar terjadi di lingkungan kampus,” bebernya, dikutip dari WartaKotalive.com.

Kedua pelaku telah diamankan dan pihak kampus menjaga hak-hak mereka.

“Sanksi paling berat itu tentu ada, bisa dikeluarkan, tapi untuk keputusan akhir kita akan telaah lagi aturan-aturannya seperti apa, yang bersangkutan itu memang pantas atau tidaknya untuk mendapatkan, itu kan kita harus telaah,” ujarnya.

ARM dan AW diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan mahasiswa.

Mereka saling berkenalan di media sosial dan berencana untuk mencari kuliner bersama.

AW kemudian menemui ARM di kampus tanpa sepengetahuannya.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas