Potensi Hujan Indonesia 5–11 Juni 2026, BMKG: Papua hingga Maluku Perlu Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG memperkirakan potensi hujan masih akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada periode 5–11 Juni 2026.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Endra Kurniawan
Fenomena ini membuat potensi hujan masih cukup tinggi meskipun secara klimatologis sebagian wilayah sudah memasuki musim kemarau.
El Nino Mulai Terpantau, Tetapi Hujan Belum Hilang
BMKG juga melaporkan adanya indikasi kondisi El Nino di Samudra Pasifik yang ditunjukkan oleh nilai indeks Nino 3.4 yang positif serta Southern Oscillation Index (SOI) yang negatif.
Secara umum, El Niño berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, dikutip dari bmkg.go.id.
Namun demikian, pengaruh El Nino saat ini belum sepenuhnya mendominasi kondisi cuaca nasional. Faktor-faktor regional dan lokal masih berperan besar dalam memicu terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) memang diperkirakan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.
Akan tetapi, wilayah Papua bagian tengah hingga timur masih berpotensi menerima dampak aktivitas konvektif yang mendukung pembentukan hujan.
Selain itu, kondisi labilitas atmosfer yang cukup kuat juga diprediksi terjadi di beberapa daerah seperti Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Kondisi ini dapat memicu terbentuknya awan hujan secara cepat dan meningkatkan peluang terjadinya cuaca ekstrem.
Prakiraan Cuaca 5–7 Juni 2026
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Namun, wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat adalah:
Hujan Lebat–Sangat Lebat (Siaga):
- Maluku
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah wilayah berikut:
Potensi Angin Kencang:
- Aceh
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau mewaspadai potensi pohon tumbang, baliho roboh, gelombang tinggi di perairan tertentu, serta gangguan perjalanan akibat cuaca buruk.
Baca juga: Kepala BMKG Ungkap Prabowo Minta Modifikasi Cuaca Digencarkan untuk Hadapi El Nino saat Kemarau
Potensi Cuaca 8–11 Juni 2026
Pada periode 8–11 Juni 2026, hujan masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk:
Hujan Lebat–Sangat Lebat (Siaga):
- Papua Pegunungan
Sementara itu, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di sejumlah daerah, yaitu:
Potensi Angin Kencang:
- Aceh
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Selatan
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Maluku
- Papua Barat
- Papua Barat Daya
- Papua Selatan