Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Gusti Noeroel, Bangsawan Darah Biru Mangkunegaran yang Berani Tolak Cinta Ir. Soekarno

Sosok Gusti Noeroel atau Gusti Nurul dikenal sebagai putri bangsawan Mangkunegaran yang cantik, cerdas, dan berprinsip kuat. i

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Gusti Noeroel, Bangsawan Darah Biru Mangkunegaran yang Berani Tolak Cinta Ir. Soekarno
Tribunnews.com,
SOSOK GUSTI NOEROEL - Berikut ini sosok Gusti Noeroel (kiri), sosok bangsawan darah biru Mangkunegaran yang Pernah menolak cinta Ir Soekarno. (Tangkap layar layar Wikipedia) 

Konon, penolakan itu dilandasi sikap tegasnya terhadap praktik poligami.

Gusti Nurul meyakini perempuan berpendidikan tidak seharusnya melukai hati perempuan lain dengan menjadi istri kedua, meskipun dijanjikan kedudukan tinggi sebagai permaisuri.

Salah satu penolakan paling terkenal adalah ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX melamarnya. Saat itu, Sultan telah memiliki istri.

Namun, Gusti Nurul tetap teguh pada prinsipnya untuk tidak menikah dengan pria yang telah beristri.

Gusti Nurul akhirnya melabuhkan hati kepada pilihannya sendiri pada usia 30 tahun.

Ia menikah dengan Kolonel R.M. Surjo Sularso, seorang perwira militer lulusan KMA Breda 1939 yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengannya.

Setelah menikah, Gusti Nurul memilih meninggalkan kemewahan kehidupan istana dan menetap di Bandung bersama sang suami. Ia menjalani kehidupan yang lebih sederhana hingga akhir hayatnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Nama Gusti Nurul juga diabadikan di Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta. Museum tersebut memiliki ruangan khusus bernama “Ruangan Putri Dambaan” yang berisi foto-foto pribadi Gusti Nurul sejak kecil hingga usia senja.

Ruangan itu diresmikan langsung oleh Gusti Nurul pada tahun 2002.

Gusti Nurul meninggal dunia di Rumah Sakit Santo Carolus, Bandung, pada Selasa, 10 November 2015 pukul 08.20 WIB.

Sosoknya dikenang sebagai perempuan bangsawan Jawa yang anggun, modern, dan berani mempertahankan prinsip hidupnya di tengah kuatnya tradisi pada masa itu.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas