Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Standardisasi dan Keamanan Pangan di Industri Kecil-Menengah Perlu Terus Didorong

Indonesia saat ini memiliki lebih dari 13.000 SNI yang aktif, namun tingkat penerapannya di kalangan industri kecil dan menengah belum maksimal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Erik S
zoom-in Standardisasi dan Keamanan Pangan di Industri Kecil-Menengah Perlu Terus Didorong
HO/IST/Istimewa/HO
IMPLEMENTASI SNI - Head of Q-SHE & MFG Innovation, Bangun Raharjo memaparkan pengalaman empiris perusahaan dalam penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada rantai produksi industri makanan dan minuman berskala skala besar di kegiatan SNI Goes to Campu di IPB University Bogor. 

Dia menjelaskan, standar SNI sudah diterapkan di perusahaaan pada kategori produk biskuit sejak tahun 2014, meskipun regulasi belum mewajibkannya.

Baca juga: Menko Zulhas Hadiri Bimbingan Teknis Keamanan Pangan yang Diikuti Ribuan Karyawan Dapur MBG

Langkah ini mencerminkan keyakinan perusahaan bahwa standardisasi merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga konsistensi kualitas, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produk nasional di pasar.

Melalui kegiatan ini, perusahaan bisa menggaungkan edukasi mengenai keamanan pangan (food safety) dan standardisasi produk kepada civitas academica.

Perusahaan menilai bahwa sektor perguruan tinggi memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan kesadaran akan produk pangan yang aman, bermutu, dan memiliki sistem ketertelusuran yang jelas, sehingga asal bahan baku hingga proses distribusinya dapat diketahui.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas