Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Harga Pertamax Naik, Pakar UGM Wanti-wanti Peralihan Konsumen ke Pertalite

pemerintah perlu mengawasi potensi perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite agar subsidi tetap tepat sasaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Harga Pertamax Naik, Pakar UGM Wanti-wanti Peralihan Konsumen ke Pertalite
Surya/Purwanto
HARGA BBM - Pengendara motor antre mengisi BBM di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Jalan Langsep, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (10/6/2026). Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM per 10 Juni 2026 dengan harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter. Adapun harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter. SURYA/PURWANTO 

Meski mengalami kenaikan, harga tersebut masih berada di bawah harga bensin di Singapura, Filipina, Kamboja, dan Thailand.

Dari daftar tersebut, Singapura masih menjadi negara dengan harga BBM tertinggi di Asia Tenggara. Harga BBM di negara tersebut mencapai lebih dari empat kali lipat dibandingkan Malaysia dan jauh di atas Indonesia. 

Baca juga: Harga Pertamax Naik Tanpa Ada Diskusi dengan DPR, PDIP: Jangan Sampai Rakyat Selalu Jadi Korban

Sementara itu, Malaysia menempati posisi sebagai negara dengan harga BBM termurah di kawasan, disusul Indonesia berdasarkan rata-rata harga BBM nasional.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas