Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenag: Mahasiswa PTKI Tak Cukup Kuasai Teori, Harus Siap Hadapi Dunia Kerja

Kemenag mengintegrasikan program Future Talent Hub dengan PRIMA Magang PTKI untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kemenag: Mahasiswa PTKI Tak Cukup Kuasai Teori, Harus Siap Hadapi Dunia Kerja
HO/IST
PERGURUAN TINGGI ISLAM - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kemenag dan Pijar Foundation. 
Ringkasan Berita:
  • Kemenag mengintegrasikan program Future Talent Hub dengan PRIMA Magang PTKI untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam.
  • Mahasiswa didorong memiliki keterampilan praktis dan digital, tidak hanya penguasaan teori, melalui pelatihan, mentoring, asesmen berbasis proyek, dan program magang terstruktur.
  • Program menargetkan 1.000 mahasiswa pada 2024–2026, dengan fokus pada bidang penguatan soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, dan personal branding.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, mengatakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) perlu menyeimbangkan penguasaan akademik dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Menurut Syahiron, mahasiswa saat ini harus memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan industri, termasuk kemampuan digital.

"Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk kemampuan digital," kata Syahiron.

Hal itu disampaikan Syahiron dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kemenag dan Pijar Foundation untuk mengintegrasikan program Future Talent Hub dengan PRIMA Magang PTKI.

Syahiron berharap kolaborasi tersebut dapat membantu perguruan tinggi keagamaan menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.

"Kerja sama ini menjadi terobosan penting untuk memperluas kesempatan magang bagi mahasiswa PTKI agar mereka memperoleh keterampilan tambahan dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus," ujar Syahiron.

Melalui kerja sama tersebut, Future Talent Hub akan diintegrasikan dengan program PRIMA Magang PTKI untuk membangun jalur kesiapan kerja yang lebih komprehensif bagi mahasiswa. 

Rekomendasi Untuk Anda

Program ini mencakup pembelajaran berbasis kebutuhan industri, pendampingan mentor, asesmen berbasis proyek dan studi kasus, hingga pengalaman magang yang terstruktur.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Syahiron mewakili Kementerian Agama dan Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Cazadira Fediva Tamzil. 

Melalui integrasi tersebut, mahasiswa PTKI tidak hanya memperoleh akses magang, tetapi juga mendapatkan pembekalan yang relevan sebelum memasuki lingkungan kerja profesional.

Pada periode 2024–2026, program ini menargetkan hingga 1.000 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan tinggi keagamaan, termasuk jaringan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI-NU), Ma'had Aly, dan sejumlah perguruan tinggi lain dalam ekosistem Nahdlatul Ulama.

Para peserta dapat mengikuti jalur pembelajaran Digital Marketing dan Product Management. 

Baca juga: Deklarasi Kebangsaan Warnai Rangkaian Festival Kemerdekaan RI di PTKI

Selain keterampilan teknis, mahasiswa juga dibekali kemampuan komunikasi profesional, kolaborasi, pengelolaan proyek, personal branding, presentasi, hingga persiapan memasuki dunia kerja.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas