Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Viral, Golkar Tegaskan Bukan Modal Menuju Pilpres 2029

Golkar menegaskan viralnya lagu "Mas Bahlil Ganteng (MBG)" tidak terkait persiapan untuk Pemilihan Presiden 2029.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Viral, Golkar Tegaskan Bukan Modal Menuju Pilpres 2029
Tribunnews.com/Fransiskys Adhiyuda
LAGU MBG VIRAL - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar, Idrus Marham saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (17/5/2025). Idrus menegaskan viralnya lagu "Mas Bahlil Ganteng (MBG)" tidak terkait persiapan untuk Pemilihan Presiden 2029. 
Ringkasan Berita:
  • Golkar menegaskan viralnya lagu "Mas Bahlil Ganteng (MBG)" tidak terkait persiapan Pemilihan Presiden 2029.
  • Fokus Bahlil Lahadalia saat ini adalah membesarkan Golkar dan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.
  • Golkar menyebut spekulasi bahwa viralitas Bahlil adalah modal politik menuju Pilpres 2029 sebagai opini yang terlalu jauh.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fenomena viral lagu 'MBG' atau 'Mas Bahlil Ganteng' yang ramai beredar di media sosial dinilai tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan agenda politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. 

Partai Golkar menegaskan popularitas digital yang tengah dinikmati Ketua Umumnya, Bahlil Lahadalia, bukan merupakan modal ataupun sinyal pencalonan presiden maupun wakil presiden pada kontestasi mendatang.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, hingga saat ini Bahlil tidak pernah membicarakan ambisi politik terkait Pilpres 2029

Menurutnya, fokus utama Bahlil adalah membesarkan partai dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sejak menjadi ketua umum, komitmen Pak Bahlil adalah bagaimana konsolidasi internal partai dan bagaimana menambah kursi, serta sukses Pemerintahan Prabowo-Gibran. Fokusnya di situ. Tidak pernah bicara tentang calon presiden,” kata Idrus, dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan merespons pandangan Direktur Eksekutif Ethical Politics Hasyibulloh Mulyawan yang menilai meningkatnya popularitas Bahlil, termasuk melalui viralnya lagu "Mas Bahlil Ganteng", berpotensi menjadi modal politik menuju Pilpres 2029.

Namun, Idrus menilai penarikan kesimpulan tersebut terlalu jauh dan berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak tepat di ruang publik.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kalau ada opini dibuat begitu, itu opini yang sangat menyesatkan menurut saya. Ini sama dengan mengadu domba,” kata Idrus.

Sebab itu, menurut Idrus, fokus Bahlil saat ini tetap tidak berubah, yakni memperkuat Partai Golkar sekaligus mengawal keberhasilan pemerintahan Prabowo.

“Karena itu Pak Bahlil tetap konsisten bahwa fokusnya adalah membesarkan partai, menambah kursi, dan bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo pada periode ini sukses,” kata Idrus.

Lebih lanjut, Idrus menegaskan, Partai Golkar belum membicarakan konfigurasi kandidat untuk Pilpres 2029 dan tetap memprioritaskan kerja-kerja organisasi serta dukungan terhadap pemerintahan.

“Pemimpin kita adalah Pak Prabowo sekarang. Bagaimana pemerintahan ini sukses. Kalau Pak Prabowo sukses, tentu itu bisa menjadi eskalator menuju periode selanjutnya,” katanya.

“Opini boleh dibuat, tetapi secara politik praktis, Partai Golkar fokus bekerja dan membesarkan partai,” pungkasnya.

Viralnya lagu dan meme berjudul “Mas Bahlil Ganteng” ramai menghiasi berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Begini penggalan liriknya:

MBG, Mas Bahlil ganteng.
Buah apa yang paling manis? Buahlil.
Tambah ganteng aja
My little bolu ketan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas