Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tentara dan Polisi Jaga Ketat Kawasan Semanggi Arah Bundaran HI, Ini Penampakannya

Mahasiswa rencananya menggelar demonstrasi di Bundaran HI tak diperbolehkan lintasi jalan Jenderal Sudirman.  Situasi sempat memanas dan saling dorong

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: willy Widianto
zoom-in Tentara dan Polisi Jaga Ketat Kawasan Semanggi Arah Bundaran HI, Ini Penampakannya
Tribunnews.com/Reynas Abdila
SEMANGGI DIJAGA KETAT - Kawasan Semanggi Jakarta Selatan dijaga ketat oleh tentara dan polisi jelang demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat(12/6/2026). Bus pembawa rombongan mahasiswa UI sempat diadang polisi saat hendak menuju arah Bundaran HI. Situasi sempat memanas dan saling dorong. 
Memuat video…

Ketua Front Mahasiswa Nasional (FMN) Symphati Dimas mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk respons terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Dia menyebut mahasiswa memandang Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai persoalan serius yang belum mendapatkan solusi memadai dari pemerintah.

"Indonesia adalah negara yang kaya, namun rakyatnya belum sejahtera. Indonesia negara besar, tapi masih banyak rakyat yang belum terbebas dari rasa lapar," ujarnya.

Dimas menjelaskan, konsolidasi yang digelar sebelumnya diikuti sejumlah organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat. 

Di antaranya seluruh BEM fakultas se-UI, BEM IPB, Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila, Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Front Mahasiswa Nasional (FMN).

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi turut menyoroti kondisi ekonomi nasional yang dinilai memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, mereka mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.

Rekomendasi Untuk Anda

Mahasiswa juga menilai pemerintah cenderung mengabaikan berbagai kritik yang berkembang di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, mereka turut menyoroti dugaan penggunaan aparat negara untuk membungkam pihak-pihak yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

Baca juga: Jelang Demo Mahasiswa Tuntut Harga BBM Turun, Mobil Tahanan Bersiaga di Bundaran HI

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama yakni di antaranya: 

1. Mendesak pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

2. Meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

3. Menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

4. Mendesak dihentikannya praktik militerisme di ranah sipil.

5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah atas berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas