Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Warga Hingga Ojol Terus Kirim Air dan Makanan untuk Pendemo di Bundaran HI, Ada Zaskia Adya Mecca

Mereka adalah warga yang bersolidaritas untuk turun ke jalan demi mendukung aksi demonstrasi mahasiswa terkait isu kenaikan Harga BBM jenis Pertamax..

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Warga Hingga Ojol Terus Kirim Air dan Makanan untuk Pendemo di Bundaran HI, Ada Zaskia Adya Mecca
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
BANTUAN DI POSKO MASYARAKAT - Zaskia Adya Mecca bersama warga menjaga posko bantuan makanan dan minuman khusus para pendemo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat(12/6/2026). Bantuan terus mengalir tiada henti datang dari warga. 

Ringkasan Berita:
  • Suasana di posko logistik ini terasa sangat organik. Nyaris setiap 15 menit, sebuah ojek daring atau mobil pribadi berhenti sejenak.
  • Ada juga figur Zaskia Adya Mecca yang mengaku telah menyiapkan keperluan medis, mulai dari obat-obatan ringan sampai ambulans.
  • Penutupan dilakukan menggunakan barrier, barikade dan mobil rantis.
 

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Matahari tepat berada di atas kepala, menyengat aspal di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Saat hiruk-pikuk kendaraan yang melintas di jantung ibu kota, dan deru mesin bersautan berdiri posko-posko logistic yang dipenuhi ribuan botol air mineral, hingga makanan ringan.

Baca juga: Tentara dan Polisi Jaga Ketat Kawasan Semanggi Arah Bundaran HI, Ini Penampakannya

Mereka adalah warga yang bersolidaritas untuk turun ke jalan demi mendukung aksi demonstrasi mahasiswa terkait isu kenaikan Harga BBM jenis Pertamax.

Suasana di posko logistik ini terasa sangat organik. Nyaris setiap 15 menit, sebuah ojek daring atau mobil pribadi berhenti sejenak, menurunkan paket-paket makanan mulai dari nasi bungkus, donat, hingga buah-buahan. Pantauan Tribunnews, tidak ada daftar nama donatur yang tercatat.

Setidaknya ada dua titik posko yang berdiri dadakan menjelang rencana demonstrasi siang. Selain menyiapkan keperluan darurat, para relawan juga membawa poster-poster yang berisi sendiran ke pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Snack gratis dari rakyat untuk rakyat. Beneran gratis nggak pakai uang pajakmu," tulis di poster-poster yang mereka bawa.

Di posko tersebut, ada juga figur Zaskia Adya Mecca, yang mengaku telah menyiapkan keperluan medis, mulai dari obat-obatan ringan sampai ambulans.

"Alhamdulillah setiap ada kiriman makanan, minuman yang kita nggak tahu dari siapa dan ini akan terus datang. Pokoknya intinya kami siap men-support adik-adik dari mahasiswa. Ini yang bisa kami lakukan, kami menyediakan logistik," ungkap Zaskia.

"Alhamdulillah bawa tadi sama teman-teman bawa tiga ambulans, bawa petugas medis bawa obat-obatan. Kami sudah taruh ambulans di titik-titik yang mudah kalau emang harus ada yang dibawa ke RSCM gitu. Jadi kami men-support pergerakan mereka," jelasnya.

Sebelumnya massa aksi dari elemen mahasiswa Universitas Indonesia (UI) alami penghalangan saat hendak melintas di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan untuk menuju titik aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Baca juga: Bus Rombongan Mahasiswa UI Diadang Polisi di Semanggi, Situasi Sempat Panas dan Saling Dorong

Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo mengatakan penghalangan ini dilakukan oleh polisi dengan menutup semua simpul perlintasan di Semanggi. Penutupan dilakukan menggunakan barrier, barikade dan mobil rantis.

"Tadi kita kan karena dari Depok, kita jalan lewat Lenteng Agung, kita belok kiri ke arah Pancoran. Kemudian di depan Polda Metro Jaya, Semanggi, harusnya kan kita belok kiri ambil bawah ke arah Sudirman, tapi jalan ditutup. Kita sudah coba menyampaikan bahwasanya kita sudah memberikan surat pemberitahuan aksi, pun juga kami sudah mempublikasikan di media sosial semua terkait dengan titik aksi dan sebagainya, tapi kita dipaksa pindah ke depan gedung DPR/MPR," katanya saat dikonfirmasi, Jumat.

Massa mahasiswa sempat meminta untuk tetap dibukakan jalan menuju kawasan Bundaran HI. Namun polisi bergeming. Bahkan situasi sempat memanas dan terjadi dorong - dorongan antara mahasiswa dan polisi.

"Sempat. Kita sempat minta dibukain jalannya, tapi dari polisi sama sekali nggak mau memberikan jalan dan bahkan sempat terjadi dorong-dorongan juga," kata dia.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas