Posko Logistik Didirikan, Warga Threads Salurkan Bantuan untuk Massa Demo Mahasiswa
Demo mahasiswa dekat Bundaran HI bergeser ke Sudirman, diiringi kiriman logistik dari ‘Warga Threads’ dan kepadatan lalu lintas.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Aksi mahasiswa di Jakarta Pusat bergeser dari rencana awal di Bundaran HI ke kawasan Sudirman setelah dihadang aparat di Semanggi hingga Thamrin Nine.
- Komunitas warganet ‘Warga Threads’ menyalurkan logistik berupa air mineral melalui posko darurat di mobil putih di pinggir jalan protokol.
- Ratusan personel TNI-Polri bersiaga mengamankan aksi yang juga diwarnai kepadatan lalu lintas dan kehadiran ambulans relawan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi demonstrasi elemen mahasiswa di Jakarta Pusat yang semula direncanakan terpusat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) berujung bergeser ke sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026) sore. Di tengah dinamika aksi, komunitas warganet ‘Warga Threads’ menyalurkan bantuan logistik langsung ke lokasi.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama, yakni penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, serta desakan agar pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Di lapangan, bantuan logistik dari komunitas ‘Warga Threads’ tiba dalam bentuk air mineral dan kebutuhan dasar lain yang langsung didistribusikan kepada massa aksi.
Posko Logistik di Jalan Sudirman
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB menunjukkan sebuah mobil putih terparkir di tepi Jalan Jenderal Sudirman dan difungsikan sebagai posko logistik darurat.
Kendaraan tersebut ditutupi spanduk merah bertuliskan “Donasi Warga Threads untuk Warga Indonesia” yang berdampingan dengan logo komunitas HumanityCare.
Di sekitar mobil, puluhan dus air mineral ditumpuk di atas aspal dan trotoar hingga ke area separator jalan.
Relawan tampak sibuk membongkar, mengangkat, dan menyalurkan bantuan kepada massa aksi yang terus berdatangan.
Sejumlah mahasiswa terlihat mengambil air mineral di tengah kerumunan padat, sementara relawan terus mendistribusikan logistik tanpa henti.
Baca juga: Demo Mahasiswa di Sudirman Memanas, Massa Dobrak Barikade Polisi
Di sela aktivitas itu, beberapa pengemudi ojek online (ojol) tampak beristirahat di separator jalan di tengah kepadatan massa dan lalu lintas.
Tidak jauh dari lokasi, lima unit ambulans relawan disiagakan di tepi jalan sebagai langkah antisipasi kondisi darurat selama aksi berlangsung.
Sementara itu, ratusan personel TNI-Polri bersiaga di sekitar Bundaran HI dan sepanjang Sudirman dengan membentuk barikade pengamanan untuk mengendalikan pergerakan massa.
Massa Terpecah di Dua Titik Sudirman
Pergerakan massa yang semula menuju Bundaran HI bergeser setelah dihadang di kawasan Semanggi hingga Thamrin Nine. Akibatnya, konsentrasi aksi terbagi di dua titik utama sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Meski demikian, massa tetap membawa lima tuntutan utama yang menjadi fokus aksi, mulai dari isu APBN, harga kebutuhan pokok dan BBM, kebijakan MBG, penolakan militerisme di ruang sipil, hingga desakan evaluasi pemerintah.
Hingga sore hari, aparat TNI-Polri masih bersiaga di sekitar kawasan Bundaran HI dan Sudirman dengan membentuk barikade untuk mencegah massa bergerak mendekati kawasan pusat.
Baca juga: KSP Dudung Tanggapi Aksi Demo Mahasiswa: Kritik Harus Membangun, Bukan Meruntuhkan
BEM UI: Mahasiswa Sempat Dihalangi Salat Jumat
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Ma’shum Imawan, menyebut sejumlah mahasiswa sempat tidak dapat melaksanakan salat Jumat di masjid kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Jumat siang (12/6/2026).