Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Dubes Jerman Tegaskan Kunjungan Presiden Steinmeier ke RI Tak Terkait Agenda Prabowo-Putin

Presiden Jerman sendiri dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo pada Senin, 15 Juni 2026. Dua hari setelahnya Prabowo akan melawat ke Rusia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Erik S
zoom-in Dubes Jerman Tegaskan Kunjungan Presiden Steinmeier ke RI Tak Terkait Agenda Prabowo-Putin
Tribunnews.com/Danang Risdinato
KUNJUNGAN PRESIDEN JERMAN - Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste dalam konferensi pers di Kantor Kedutaan Besar Jerman untuk RI, di Jalan MH, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) 
Memuat video…

Menurut dia, perbedaan perspektif mengenai Rusia merupakan hal yang wajar dan justru perlu menjadi bahan diskusi antarnegara.

"Jadi, kami melihat bahwa kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dibangun di atas tradisi, pengalaman, serta persepsi yang berbeda, tetapi ini tentu menjadi momen yang baik untuk mendiskusikan perbedaan persepsi ini," katanya.

Ia juga menegaskan Jerman tidak mempersoalkan apabila Indonesia menghadiri forum-forum yang melibatkan Rusia, termasuk pertemuan tingkat tinggi internasional, KTT ASEAN-Rusia.

"Dan tentu saja, jika ada KTT ASEAN-Rusia, kami tidak bisa mengatakan, 'Mengapa Anda pergi ke sana?' karena memang untuk itulah KTT dan pertemuan diadakan. Tetapi tentu saja, kami memiliki pandangan yang berbeda tentang Rusia dibandingkan dengan Indonesia, dan kami sangat terbuka serta bersedia untuk mendiskusikannya," pungkas Ralf.

Sebagai informasi Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier akan mengunjungi Indonesia dan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026. 

Kedatangan Steinmeier akan didampingi oleh delegasi bisnis dari sektor logistik, tenaga kerja, hingga digital, serta delegasi bidang budaya dan ilmuwan.

Ralf Beste menerangkan bahwa Indonesia merupakan kekuatan menengah yang sedang berkembang. Jerman melihat RI sebagai mitra kunci penting dalam situasi geopolitik seperti yang terjadi saat ini. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara inti pembahasan Presiden Jerman dengan Presiden Prabowo adalah membicarakan Perjanjian Perdagangan Bebas EU-Indonesia CEPA (Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa) yang akan berlaku awal tahun depan. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas