Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jakarta Dikepung Demo Mahasiswa Hari Ini, 5.955 Personel Disiagakan di Monas hingga DPR

Empat aksi mahasiswa & ormas warnai Jakpus, Senin (15/6). Polisi siagakan 5.955 personel gabungan untuk pengamanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Aksi Reformasi Jilid II digelar sejumlah kelompok mahasiswa dan organisasi di Jakarta Pusat. 
  • Polisi menyiapkan ribuan personel untuk pengamanan, sementara kunjungan Presiden Jerman memicu rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kelompok massa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jakarta Pusat pada Senin (15/6/2026).

Dari BEM Universitas Bung Karno (UBK) hingga Aliansi Perisai, empat aksi dijadwalkan berlangsung di titik-titik strategis ibu kota.

Untuk mengantisipasi kegiatan tersebut, aparat menyiagakan 5.955 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran.

Kehadiran aparat dimaksudkan menjaga ketertiban serta memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman.

Aksi yang mengusung gerakan Reformasi Jilid II menyoroti evaluasi kebijakan ekonomi dan tata kelola pemerintahan di era Presiden Prabowo Subianto.

Tuntutan mahasiswa berfokus pada perbaikan tata kelola, penegakan supremasi sipil, serta peninjauan kebijakan ekonomi yang dianggap membebani masyarakat.

Mengapa Aksi Dipusatkan di Jakarta Pusat?

Rekomendasi Untuk Anda

Demo mahasiswa dipusatkan di Jakarta Pusat karena kawasan tersebut merupakan pusat pemerintahan dan simbol politik nasional. Lokasi strategis seperti Monas, Gedung DPR/MPR RI, dan Istana Negara dipilih agar tuntutan langsung terdengar oleh para pengambil kebijakan.

Selain itu, jalan-jalan protokol seperti Medan Merdeka Selatan dan Gatot Subroto menjadi lokasi yang mudah mendapat perhatian publik serta liputan media.

Mahasiswa juga menilai aksi di pusat kota dapat memberikan tekanan politik yang lebih besar terhadap pemerintah, terutama terkait isu ekonomi, BBM, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Rute Alternatif saat Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini, Ruas Jalan Kawasan Monas Berpotensi Macet

Daftar Kelompok yang Menggelar Aksi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah elemen massa yang akan menggelar aksi unjuk rasa antara lain:

  • Aliansi PERISAI
  • Cipayung Jakarta Barat
  • PC PMII Jakarta Barat
  • GMNI Jakarta Barat
  • FMN
  • APWKS
  • AGRA
  • SPP
  • FAM UI
  • HMI Esa Unggul
  • BEM Trisakti

Polisi Siagakan 5.955 Personel

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ribuan personel polisi disiagakan di sejumlah wilayah di Jakarta Pusat untuk mengamankan rencana aksi demo oleh sejumlah elemen pada Senin (15/6/2026).

Nantinya sekitar 5.955 personel gabungan akan berjaga di sejumlah titik aksi.

"Pelayanan aksi unjuk rasa 5.955 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran), pelayanan unjuk rasa wilayah Jakpus lainnya," kata Erlyn dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan personel pengamanan akan disebar di kawasan Silang Selatan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Gedung DPR/MPR RI hingga kawasan Kwitang, Senen.

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya," tuturnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas