Diguyur Hujan Lebat, Massa Mahasiswa Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI
Aparat kepolisian menghalau aksi konvoi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman, yang memicu ketegangan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Aparat kepolisian menghalau aksi konvoi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman, yang memicu ketegangan dan kemacetan lalu lintas.
- Meski dihadang dan diguyur hujan lebat, massa mahasiswa tetap bertahan menuntut akses jalan menuju Bundaran HI dibuka.
- Sebanyak 5.955 personel gabungan disiagakan di berbagai titik Jakarta Pusat guna mengawal aksi unjuk rasa agar tetap tertib dan kondusif.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan personel Polri menghalau massa mahasiswa yang ingin berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan Jenderal Sudirman dekat Bendungan Hilir, Jakarta pada Senin (15/6/2026).
Pantauan Tribunews di lokasi pada pukul 14.00 WIB, ratusan personel Polri menghalau massa aksi mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA).
Massa aksi yang kompak mengenakan almamater berwarna hijau ini ditahan oleh personil Polri saat hendak konvoi menggunakan sepeda motor.
Sempat terjadi bersitegang saat massa mahasiswa ingin melintas di Jalan Jenderal Sudirman.
Mereka memperotes aksi pemblokadean ini, sebab beralasan punya hak untuk menyuarakan pendapat.
“Kami punya hak menyeruakan aspirasi, kenapa dihalau,” tegas massa mahasiswa.
Akibat penutupan jalan ini, Jalan Jenderal Sudirman yang dari arah Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia terpantaun macet total.
Tak berselang lama, hujan lebat mengguyur kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Namun, di tengah hujan lebat, massa aksi mahasiswa semakin bersemangat menyuarakan tuntutan dan meminta jalan menuju Bundaran HI dibuka.
5.955 Personel Gabungan Disiagakan
Ribuan personel polisi disiagakan di sejumlah wilayah di Jakarta Pusat untuk mengamankan rencana aksi demo oleh sejumlah elemen pada Senin (15/6/2026) hari ini.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan nantinya ada sekira 5.955 personel gabungan yang akan berjaga di sejumlah titik aksi.
"Pelayanan aksi unjuk rasa 5.955 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran), pelayanan unjuk rasa wilayah Jakpus lainnya," kata Erlyn dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan pengamanan personel pengamanan akan disebar di kawasan Silang Selatan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Gedung DPR/MPR RI hingga kawasan Kwitang, Senen.
“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya," tuturnya
Dia mengingatkan peserta aksi agar menyampaikan tuntutan secara tertib. Orasi diminta tidak memicu provokasi, apalagi berujung tindakan anarkis.
Baca juga: Jelang Demonstrasi Mahasiswa UBK, Polisi Siapkan Barikade Besi di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakpus
“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” tukasnya. (*)