Aksi Relawan dari Threads Bagikan Makanan dan Bantuan Medis untuk Mahasiswa UBK
Relawan Humanity Care menyalurkan makanan dan bantuan medis untuk mahasiswa UBK. Donasi mayoritas dihimpun melalui Threads
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Komunitas relawan Humanity Care membagikan makanan, minuman, dan bantuan medis kepada mahasiswa BEM Universitas Bung Karno yang menggelar aksi demonstrasi di Jakarta Pusat
- Bantuan dihimpun melalui donasi dan koordinasi relawan yang mayoritas berasal dari platform Threads
- Kehadiran mereka mencerminkan berkembangnya peran media sosial sebagai sarana membangun solidaritas dan aksi kemanusiaan di ruang publik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah relawan yang tergabung dalam komunitas Humanity Care membagikan makanan, minuman, dan bantuan medis kepada mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) yang menggelar aksi demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).
Para relawan tampak mengenakan rompi dengan emblem berbentuk lingkaran putih yang menampilkan logo hati berwarna biru dipeluk dua tangan putih sebagai simbol kepedulian dan solidaritas.
Relawan Humanity Care, Aisyah, mengatakan bantuan tersebut dihimpun melalui penggalangan relawan dan donasi yang dilakukan melalui media sosial, khususnya platform Threads.
"Semalam kami mengumpulkan relawan, lalu pagi ini semuanya bergabung di sini. Dari pagi kami sudah standby di lokasi," kata Aisyah.
Selain makanan dan minuman, Humanity Care juga menyediakan bantuan medis untuk mengantisipasi kebutuhan peserta aksi di lapangan.
Baca juga: Tak Mau Demo Jadi Chaos Seperti Tahun Lalu, BEM UBK Harap DPR RI Segera Buka Ruang Diskusi Mahasiswa
Aisyah menjelaskan, Humanity Care merupakan jaringan relawan yang terbentuk melalui platform Threads.
Donasi yang berhasil dikumpulkan kemudian disalurkan untuk berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk mendukung mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai.
"Donasinya terkumpul dari beberapa media sosial, tetapi mayoritas melalui Threads," ujarnya.
Menurut dia, Humanity Care tidak hanya beroperasi di Jakarta. Komunitas tersebut juga memiliki jaringan relawan di sejumlah daerah lain seperti Yogyakarta dan Malang.
Para relawan mengaku tergerak untuk terlibat karena merasa memiliki tanggung jawab sebagai warga negara dan ingin menunjukkan solidaritas kepada sesama masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.
"Kami hadir karena sama-sama manusia dan sama-sama berjuang untuk Indonesia," katanya.
Aisyah yang sehari-hari berprofesi sebagai guru mengaku tetap menjalankan aktivitas mengajarnya sebelum bergabung dengan relawan di lokasi demonstrasi.
"Saya sendiri sebenarnya seorang guru. Tadi pagi sempat ke sekolah terlebih dahulu, lalu setelah itu bergabung ke sini," ujarnya.
Ia berharap suara masyarakat yang mendukung berbagai isu publik tidak hanya datang dari kalangan mahasiswa.