Komunikasi Prabowo dengan Publik Disorot, Ray Rangkuti: Ini Problem Utama Pemerintahan
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti keseriusan pemerintah untuk memperbaiki ruang komunikasi dengan publik,
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Diskusi antara Budiman dkk dengan mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) berakhir ricuh, Senin (15/6/2026).
- Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti keseriusan pemerintah untuk memperbaiki ruang komunikasi dengan publik.
- Persoalan komunikasi pemerintah dengan publik ini, dinilai menjadi masalah utama pemerintahan Prabowo.
TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti keseriusan pemerintah untuk memperbaiki ruang komunikasi dengan publik, menyusul adanya kericuhan dalam diskusi publik antara 3 pejabat dengan massa di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Seperti diketahui, kericuhan terjadi dalam acara diskusi yang dihadiri Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di UGM pada Senin (15/6/2026) malam.
Diskusi tersebut, diwarnai ketegangan hingga ricuh.
Kericuhan bermula ketika Budiman sedang menyampaikan pandangannya terkait kebebasan berpendapat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Budiman pun menyampaikan pendapatnya bahwa pemerintah tidak akan membungkam kritik masyarakat dengan cara-cara yang tidak terpuji.
Dalam prosesnya, sejumlah orang yang dari area tribun bergerak menuju panggung hingga terjadi kericuhan.
Terkait hal tersebut, Ray Rangkuti yang juga dikenal sebagai pengamat politik Indonesia itu, lantas dihadapkan pada pertanyaan mengenai keseriusan pemerintah untuk memperbaiki ruang komunikasi dengan publik.
Dalam pernyataannya, Ray Rangkuti menilai, ruang komunikasi pemerintah ini menjadi masalah utama, apalagi di pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Ya, ini yang menurut saya yang jadi problem utama sekarang pada pemerintahan Pak Prabowo."
"Bukan hanya di pemerintahan, tapi termasuk di legislatifnya. Ada tingkat kepercayaan publik yang turun drastis kepada mereka," kata Ray Rangkuti dalam program Kompas Petang KompasTV, Selasa (16/6/2026).
Hal tersebut, dapat terlihat dari diskusi yang dihadiri Budiman dkk yang berakhir dengan kericuhan.
Baca juga: Nusron Wahid Sebut Mahasiswa yang Geruduk Dialog di UGM A-Demokrasi: Padahal Kami Siap Dibully
"Makanya ketika Budiman dan kawan-kawan turun ke bawah, orang sudah melihatnya dalam kerangka ini sekedar mau katakanlah membuat mereka diam gitu loh kira-kira."
"Tapi belum tentu ada komitmen untuk melakukan perubahan gitu," ungkap alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Oleh sebab itu, Ray Rangkuti memandang hal ini menjadi tantangan serius bagi pemerintahan Prabowo.