MTI Kritik Kepala BGN Nanik S Deyang Hindari Wartawan, Transparansi dan Reformasi MBG Dipertanyakan
Sikap Kepala BGN Nanik S. Deyang, menghindari pertanyaan wartawan dalam agenda pertamanya sebagai pimpinan lembaga tersebut di DPR RI dikitik.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Sikap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, menghindari pertanyaan wartawan dalam agenda pertamanya di DPR RI, Senin (15/6/2026) dikritik.
- Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) mempertanyakan komitmen keterbukaan Nanik sebagai 'Bos' BGN.
- Sikap Nanik menunjuk juru bicara tanpa memberikan penjelasan langsung kepada awak media dan meninggalkan lokasi rapat melalui jalur lain dianggap tak sejalan dengan latar belakangnya pernah jadi wartawan sebelum masuk ke pemerintahan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) mempertanyakan komitmen keterbukaan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, setelah menghindari pertanyaan wartawan dalam agenda pertamanya sebagai pimpinan lembaga tersebut di DPR RI, Senin (15/6/2026).
Direktur Eksekutif MTI Ahmad Jilul Q Farid menilai, sikap tersebut tidak sejalan dengan harapan publik yang tengah menunggu penjelasan mengenai berbagai persoalan di tubuh BGN.
Baca juga: Anggota DPR Andreas Hugo Pareira: Temuan Komnas HAM Konfirmasi Karut-marut MBG
Termasuk dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini sedang diusut aparat penegak hukum.
"Kalau Nanik Deyang memang sosok reformis dan unsur baru yang bersih dari kebobrokan lama, semestinya dia berani menghadapi wartawan, bukan lari dan berlindung di balik orang lain. Reformasi diuji justru pada saat pertanyaannya paling tidak nyaman, dan di situ Kepala BGN gagal pada kesempatan pertamanya," kata Jilul kepada Tribunnews, Rabu (17/6/2026).
Adapun peristiwa Nanik menghindari wartawan terjadi seusai rapat tertutup antara BGN dan Komisi IX DPR RI yang membahas pagu anggaran tahun 2027.
Nanik Tunjuk Wakil BGN Jadi Jubir
Setelah rapat, Nanik menunjuk Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari untuk menyampaikan keterangan kepada media dan mengarahkan seluruh pertanyaan wartawan kepada pejabat tersebut.
Awalnya, saat baru keluar dari ruang rapat, Nanik menolak memberikan keterangan rinci terkait hasil pembahasan anggaran dengan anggota dewan.
Baca juga: Tak Lagi Bela Sony Sonjaya di Kasus Korupsi BGN, Elza Syarief: Dia Tidak Jujur
Ia beralasan, pihaknya telah menunjuk Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sebagai juru bicara resmi lembaga tersebut.
"Jadi Bu Arum (Agustina Arumsari) sudah ditunjuk di depan DPR menjadi jubir BGN," kata Nanik singkat kepada awak media.
Seusai melontarkan pernyataan tersebut, awak media tetap berusaha mengikuti dan mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan krusial, khususnya mengenai nasib anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Karier Nanik S Deyang sebagai Wartawan Disinggung
MTI mencatat, setelah menunjuk juru bicara, Nanik tidak memberikan penjelasan langsung kepada awak media dan meninggalkan lokasi rapat melalui jalur lain.
Sejumlah pertanyaan wartawan terkait nasib pengadaan motor listrik untuk program MBG serta kemungkinan perubahan jumlah penerima manfaat pada tahun 2027 tidak memperoleh jawaban.
Jilul menegaskan bahwa penunjukan juru bicara merupakan hal yang lazim dalam sebuah lembaga. Namun, menurutnya, tanggung jawab menjawab isu strategis tetap berada di tangan pimpinan.