Tribun

Gandeng Hyundai, Saingan Land Rover Defender Ini Bakal Jadi Mobil Hidrogen

Ineos Automotive mengkonfirmasi siap mengembangkan versi teknologi mobil listrik hidrogen dari Ineos Grenadier bersama Hyundai.

Editor: Sanusi
Gandeng Hyundai, Saingan Land Rover Defender Ini Bakal Jadi Mobil Hidrogen
ist
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Ineos Automotive mengkonfirmasi siap mengembangkan versi teknologi mobil listrik hidrogen dari Ineos Grenadier bersama Hyundai.

Melansir dari Autocar dan rilis resmi Ineos, hal ini merupakan bagian dari strategi Ineos pada teknologi hidrogen termasuk investasi produksi hidrogen di Eropa senilai 2 miliar euro.

Sebagai informasi, Ineos tak hanya menawarkan off-roader pesaing Land Rover Defender, tapi juga memproduksi hidrogen yang diklaim capai 300.000 ton per tahun.

Baca juga: Xiaomi Siap Produksi Mobil Listrik Pada Semester I 2024, Saham Langsung Melonjak 5 Persen

"Kami percaya bahwa hidrogen menjadi bahan bakar masa depan dan Ineos bertekad untuk memimpin pada pengembangannya," kata Jim Ratcliffe, Founder Ineos.

"Mobil listrik ideal untuk perkotaan dan perjalanan jarak pendek. Namun hidrogen lebih baik untuk perjalanan lebih jauh," tambah Ratcliffe.

Baca juga: Startup Ini Kumpulkan 500 Juta Dolar AS Demi Ambisi Hadirkan Mobil Terbang di 2024

Rencana membuat versi hidrogen dari Grenadier sebenarnya sudah dimulai dari 2020 saat Ineos memulai kerjasama dengan Hyundai.

Berkat kerjasama tersebut, Ineos dapat menggunakan teknologi fuel cell yang dikembangkan oleh Hyundai untuk Grenadier.

Sayangnya Ineos belum menyebutkan spesifikasi dan detail lebih lanjut dari Grenadier versi hidrogen.

Namun melihat mobil hidrogen Hyundai Nexo, ia dibekali fuel cell hidrogen yang memproduksi tenaga sebesar 95 kW atau 130 dk.

Baca juga: Kembangkan Platform, Startup Robo-Advisor Fount Kantongi Pendanaan Seri C 33,4 Juta USD

Tenaga listrik fuel cell dikombinasikan dengan tenaga dari baterai Lithium-ion yang berkapasitas 40 kWh untuk menggerakkan motor elektrik bertenaga 163 dk.

Hyundai Nexo diklaim memiliki jarak tempuh estimasi Environmental Protection Agency (EPA) hingga sejauh 611 kilometer.

Nah untuk Grenadier potensinya akan menggunakan dua atau lebih motor elektrik untuk menggerakkan keempat roda.

Mengingat Grenadier adalah mobil off-roader, ada potensi pula memiliki kapasitas tangki hidrogen besar dan memiliki kemampuan Vehicle to Load.

Ineos akan siapkan beberapa prototipe Grenadier 4x4 hidrogen dan akan mulai pengetesan pada akhir 2022.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas