Tribun

Dipimpin oleh AC Ventures, majoo Dapat Suntikan Dana Pra-Seri A Senilai 4 Juta Dolar AS

majoo, solusi omnichannel bagi digitalisasi UMKM, telah menerima pendanaan Pra-Seri A senilai 4 juta dolar AS atau setara Rp 56,69 miliar

Editor: Sanusi
Dipimpin oleh AC Ventures, majoo Dapat Suntikan Dana Pra-Seri A Senilai 4 Juta Dolar AS
majoo
Adi W Rahadi - Founder & CEO of majoo Indonesia; Bayu Indriarko - VP Engineering of majoo Indonesia; Audia R Harahap - Cofounder & COO of majoo Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - majoo, solusi omnichannel bagi digitalisasi UMKM, telah menerima pendanaan Pra-Seri A senilai 4 juta dolar AS atau setara Rp 56,69 miliar yang dipimpin oleh AC Ventures dengan partisipasi dari BRI Ventures and Xendit.

Xendit merupakan startup yang baru saja didaulat sebagai unikorn pada September 2021.

Co-Founder & CEO Majoo Adi W Rahadi mengatakan, pihaknya akan membuka peluang bagi UMKM untuk dapat menjual produk melalui beberapa saluran offline dan online dalam satu fitur aplikasi.

Baca juga: Hari Santri, Startup E-Commerce Evermos Bikin Kajian Bareng Gus Ghofur Maimoen

“UMKM sangat bergantung pada kegiatan penjualan offline. Melihat situasi pandemi, kami mengembangkan fitur e-commerce dalam misi mendukung UMKM melewati masa yang penuh tantangan ini," kata Adi W Rahadi, Selasa (26/10/2021).

"Kami memberi mereka alat untuk membuat situs web mereka sendiri, melakukan pembayaran secara online, dan terintegrasi dengan Grabfood, Tokopedia, Shopee, dan layanan lain dari e-commerce,” sambung dia.

Menurut Adi, dengan kemitraan yang kuat, terintegrasi ke beberapa marketplace, dan memiliki hubungan yang baik dengan berbagai asosiasi UMKM, Majoo mampu mengembangkan platform yang secara unik melayani bisnis UMKM Indonesia.

Baca juga: Ilham Habibie Ditunjuk Jadi Komisaris di Startup Ayoconnect

Adi juga mengatakan, aplikasi Majoo telah tumbuh 85 persen secara tahunan dan telah mengakuisisi lebih dari 20.000 pengguna aktif dengan tingkat retensi terbaik di industri.

Majoo juga telah memproses lebih dari 80 juta transaksi senilai 600 juta dollar AS untuk UMKM di lebih dari 600 kota di Indonesia dari berbagai jenis bisnis, mulai dari F&B hingga laundry.

majoo
majoo (dok majoo)

Sementara itu, CEO BRI Ventures Nicko Widjaja mengatakan, pihaknya dengan semangat yang sama yang dimiliki Majoo, akan terus mendorong pertumbuhan UMKM dan memberikan akses permodalan.

"Kami melihat banyak potensi sinergi yang dapat dilakukan antara Majoo dan ekosistem BRI Group serta anak perusahaannya. Misalnya, sinergi dalam pemberian akses kepada UMKM untuk tabungan digital, pinjaman digital dan layanan buy now pay later dari Bank Raya (sebelumnya BRI Agro)," kata Nicko.

"Ketika masalah akses permodalan UMKM dapat terselesaikan dengan bantuan Majoo, kami yakin mereka dapat lebih berfokus dalam mengembangkan bisnisnya dan mampu naik kelas dengan lebih cepat," sambung Nicko.

30 tahun pengalaman

majoo didirikan oleh Adi W Rahadi dan Audia R. Harahap, profesional dengan lebih dari 30 tahun pengalaman lintas bisnis UMKM. Adi sempat menjadi Head of T-Cash (LinkAja). Pengalaman tersebut membuat Adi memahami tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Sementara, Audia sempat menjalani beberapa roda bisnis UMKM yang memberinya pengalaman langsung mengenai kesulitan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di lapangan. Melalui pengalaman yang mereka miliki, para pendiri majoo menemukan kesamaan misi untuk membangun majoo dan mengatasi kesulitan bisnis UMKM.

majoo tumbuh bersama UMKM Indonesia dengan menghadirkan fitur fitur terkini untuk memberikan yang terbaik bagi para pengusaha dari berbagai latar belakang. Menghadirkan cara mudah, membantu UMKM menjalankan bisnis mereka dan membawa UMKM naik kelas melalui aplikasi majoo.”

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas