Tribun

NFT jadi Cara Seniman Hindari Pemalsuan Karya Seni Digital

Pada dasarnya NFT dapat berbentuk apa saja seperti gambar, animasi, ataupun musik. Masyarakat luas perlu mengenal NFT sebagai alternatif karya seni.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
zoom-in NFT jadi Cara Seniman Hindari Pemalsuan Karya Seni Digital
Istimewa
Founder dan Art Director Ganara Art Tita Djumaryo dalam ajang ‘NFT for Everyone’ di Ganara Art Hublife, Jakarta, Jumat (29/7/2022). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA - Founder dan Art Director Ganara Art Tita Djumaryo mengatakan Non-Fungible Token (NFT) dapat menjadi cara bagi seniman untuk menghindari karya digitalnya dipalsukan.

NFT adalah jenis token atau aset digital berbasis blockchain yang unik dan dapat dikumpulkan atau diperdagangkan.

Pada dasarnya NFT dapat berbentuk apa saja seperti gambar, animasi, ataupun musik.

"NFT memiliki sifat unik dan tidak bisa diubah, sehingga hal ini bisa menjadi salah satu cara bagi seniman untuk menghindari praktik pemalsuan karya seni digital," ujar Tita dalam ajang ‘NFT for Everyone’ di Ganara Art Hublife, Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Permintaan Meningkat, Pasar NFT Diproyeksikan Mencapai 200 Miliar Dolar AS Pada 2030

Menurut Tita, masyarakat luas perlu mengenal NFT sebagai alternatif menampilkan karya seni.

Dirinya berharap anak muda mampu mengembangkan karya seninya melalui NFT.

"Tema untuk kolaborasi kali ini menjadi angin segar bagi kami sebagai lembaga pendidikan seni dan budaya, dimana kami bisa berbagi kepada masyarakat, khususnya murid-murid di Ganara Art yang banyak berasal dari Generasi Z dan milenial mengenai cara menampilkan karya seni melalui media lain," jelas Tita.

Sementara itu, NFT Kreator dan Member dari IDNFT Addien Fachruroji mengatakan NFT menjadi cara efektif untuk melindungi karya seni.

Para seniman dapat membuat NFT karyanya sendiri serta mempublikasikannya di marketplace.

"NFT bukan tentang cuan instan, tapi NFT adalah salah satu cara untuk mendokumentasikan karya yang saat ini paling fair," tutur Addien.

NFT for Everyone diharapkan bisa menjadi kegiatan yang mengedukasi serta bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Rilis Koleksi NFT, Museum Meta History Galang Dana 1 Juta Dolar AS untuk Dukung Ukraina

Seperti diketahui, fenomena NFT yang bergerak ke arah seni menjadi alasan bagi Hublife, Ganara Art dan Indonesian NFT Community (IDNFT) bekerjasama dalam menyelenggarakan acara NFT for Everyone.

Langkah ini dilakukan untuk mensosialisasikan NFT agar masyarakat bisa berkontribusi terhadap perkembangan teknologi ini.

Kegiatan ini akan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut yaitu dari 29 - 31 Juli 2022 di Ganara Art Hublife, Taman Anggrek Residence Ground Floor 17-A, Jakarta Barat.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas