Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Caly-Sigra Ganggu Penjualan Avanza dan Xenia Bekas

Tergerusnya penjualan Xenia dan Avanza bekas terjadi karena produk baru Calya dan Sigra dibanderol di rentang harga yang sama.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Caly-Sigra Ganggu Penjualan Avanza dan Xenia Bekas
ISTIMEWA
Toyota Calya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Kehadiran mobil low cost green car (LCGC) tujuh tempat duduk seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra menggerus penjualan mobil bekas multi purpose vehicle (MPV) tujuh tempat duduk seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Herjanto Kosasih, Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua menyebutkan, meski penjualan mobil Xenia bekas dan Avanza bekas masih menjadi mobil terlaris, tapi permintaannya mulai terganggu Calya dan Sigra.

“Calya dan Sigra mensubstitusi Avanza dan Xenia,” kata Herjanto kepada KONTAN, Kamis (3/11/2016).

Tergerusnya penjualan Xenia dan Avanza bekas terjadi karena produk baru Calya dan Sigra dibanderol di rentang harga yang sama.

“Agar bisa terjual, kami menurunkan harga 5% karena sebelumnya harga Xenia dan Avanza over price, kemahalan,” tambah Herjanto.

Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operating Officer (COO) Mobil88  mengatakan, kehadiran LCGC Calya dan Sigra memang mempersulit penjualan Avanza dan Xenia bekas.

“Mereka (Calya dan Sigra) bermain dalam range harga yang sama dengan Avanza dan Xenia bekas,” kata Halomoan.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski mengganggu penjualan, kata Halomoan,  ini tidak sampai menurunkan harga jual Avanza dan Xenia bekas.

Bahkan dalam portofolio penjualan Mobil88, Avanza dan Xenia masih menjadi mobil bekas terlaris dengan kontribusi penjualan 30%. 

Toyota Innova berkontribusi 20% dan Yaris berkontribusi 10% dalam penjualan Mobil88.

Pasar stagnan

Meski begitu, Halomoan bilang, penjualan mobil bekas di tahun ini tidak terlalu laju.

Sampai akhir tahun, Mobil88 mematok penjualan sama dengan tahun 2015 lalu yakni angka 20.000 unit.

Target tersebut telah direvisi dari target semula naik 25% menjadi 25.000 unit. Sebab, sampai Oktober, Mobil88 baru meraih penjualan 16.000 unit.

“Mungkin ada kenaikan tipis di November dan Desember,” ujar Halomoan kepada KONTAN Kamis (3/11/2016).

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas