Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Otomotif
LIVE ●

Trump Minta Produsen Mobil Pindahkan Pabrik

"Kami memiliki dorongan yang sangat besar agar berdiri banyak pabrik otomotif dan pabrik lainnya."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Trump Minta Produsen Mobil Pindahkan Pabrik
SMART STOCK NEWS
Logo Fiat Chrysler Automobiles, salah satu pabrikan otomotif di AS. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan petinggi tiga produsen otomotif terbesar di Negeri Paman Sam.

Pada pertemuan tersebut Trump meminta para produsen otomotif memproduksi lebih banyak mobil di AS.

Trump juga meminta pekerjaan yang ada di luar negeri bisa dibawa ke Amerika. Sehingga tingkat investasi meningkat.

Sebelumnya, Trump mengancam produsen kendaraan akan mengenakan pajak impor 35% bila mendirikan pabrik di Meksiko dan lalu menjual produknya ke AS.

Tiga bos otomotif yang diundang Trump yakni Chief Executive Officer (CEO) General Motors Co Mary Barra, CEO Ford Motor Co Mark Fields dan CEO Fiat Chrysler Automobiles NV Sergio Marchionne.

Trump ingin produsen otomotif itu menambah pabrik kendaraan di AS.

Sebagai imbalannya, Trump akan memangkas pajak dan melonggarkan aturan operasi bisnis perusahaan otomotif.

Rekomendasi Untuk Anda

Strategi ini diambil Trump untuk mewujudkan janji kampanye yakni menambah jumlah pekerjaan di AS. Insentif diperlukan agar AS makin menarik di mata investor.

"Kami memiliki dorongan yang sangat besar agar berdiri banyak pabrik otomotif dan pabrik lainnya," ujar Trump, dikutip Reuters.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam ini menandakan Trump melakukan banyak intervensi urusan perusahaan.

Matt Blunt, Kepala Asosiasi Perdagangan Mobil AS yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, Trump tidak memaparkan secara detail soal relaksasi aturan yang ditawarkan kepada para produsen otomotif.

Kelebihan kapasitas

Para produsen mobil tidak tertarik membuka pabrik mobil di AS karena meratanya penjualan dan kelebihan pasokan.

GM dan Ford terakhir membangun pabrik di AS pada 2004, sedangkan Fiat terakhir membuka pabrik pada 2014.

"Membangun pabrik baru membutuhkan waktu tiga tahun atau lebih dengan biaya setidaknya US$ 1 miliar," ujar Kristin Dziczek, Analis Pusat Riset Otomotif.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas