Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Toyota Fun/Code 2019, 70 Tim Terbaik Bersaing Ketat di Babak Final

Jumlah peserta yang pada awalnya ditargetkan hanya 200 peserta, dalam pelaksanaannya membludak hampir 4 kali lipat

Toyota Fun/Code 2019, 70 Tim Terbaik Bersaing Ketat di Babak Final
dok Toyota
Juara Pertama Toyota Fun/Code 2019—Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy (kiri) didampingi Deputy General Manager TAM Andri Widiyanto (kanan) berbincang dengan Tim Ga Chibi, peserta juara pertama ajang kompetisi teknologi informasi Toyota Fun/Code dengan aplikasi RENTO, pada acara babak final Toyota Fun/Code 2019, di Jakarta, Minggu (3/11). Melalui RENTO, Ga Chibi menawarkan kemudahan penggunaan aplkasi digital kepada pelanggan Toyota untuk menyewakan mobil mereka dengan menggunakan virtual key system berbasis Internet of Thing (IoT) dan Artficial Intelegent. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang kompetisi teknologi informasi atau information technology (IT) Toyota Fun/Code yang diselenggarakan PT Toyota-Astra Motor, berhasil menarik ratusan peminat.

Jumlah peserta yang pada awalnya ditargetkan hanya 200 peserta, dalam pelaksanaannya membludak hampir 4 kali lipat yaitu menjadi 775 peserta yang terbagi dalam 593 tim.

“Antusiasme para peserta mengikuti ajang kompetisi Toyota Fun/Code sangat tinggi. Ini sekaligus memberi gambaran besarnya potensi sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi masa depan. Kami berharap, kompetisi ini menjadi salah satu ajang yang akan melahirkan professional andal di bidang IT yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan Indonesia ke depan,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy, Minggu (3/11/2019).

Melalui seleksi dewan juri, dari 593 tim yang mengajukan ide proposal, sebagian besar memilih subtema ownership experience dengan komposisi 32 persen dari total ide, diikuti education dengan 22 persen, value chain & trade in dengan 19 persen, eco driving dengan 18 persen, dan disability dengan 9 persen. Melalui penilaian tim juri, 70 tim terbaik berhasil lolos ke babak final.

Ke-70 tim ini diberi kesempatan untuk melakukan proses coding pada tahap HackDay yang berlangsung nonstop selama 24 jam pada 2-3 November 2019.

Proses coding ini menguji kemampuan fisik dan mental serta kecerdasan para peserta dalam menghasilkan aplikasi yang telah direncanakan.

Melalui proses coding atau pengembangan aplikasi (application development), dewan juri menyaring 70 tim menjadi 8 tim yang mendapat kesempatan untuk melakukan presentasi dan demo aplikasi.

Penilaian dilakukan berdasarkan Kesiapan Aplikasi dengan bobot 20 persen, Fitur dan Kegunaan Aplikasi dengan bobot 20 persen, Masalah yang Bisa Diselesaikan dengan bobot 20 persen, Potensi Pengembangan dengan bobot 15 persen, Kemudahan Tampilan dan Kegunaan dengan bobot 15 persen, dan Kesesuaian dengan Tema dengan bobot 10 persen.

Dewan Juri terdiri dari Budi Kusmiantoro yang merupakan CTO OVO, Alfred Boediman Managing Director Samsung Research Indonesia, Vikra Ijas Chief Product Officer dan Co-Founder Kitabisa.com, Herman Widjaja Senior VP Tokopedia, Hendro Riyadi VP Bukalapak, serta beberapa juri dari manajemen PT Toyota-Astra Motor.

Untuk menjamin sistem penilaian, para juri akan menggunakan aplikasi Scora. Aplikasi ini merupakan bagian dari platform inovasi guna memudahkan penghitungan, pencatatan, dan penyimpanan nilai peserta dalam sebuah kompetisi.

Halaman
12
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas