Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

DCVMI Ambil Alih Perakitan Kendaraan Niaga Mercedes-Benz Indonesia

DCVMI ini akan bertanggung jawab dalam memproduksi dan merakit kendaran niaga, milik Mercedez-benz di Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in DCVMI Ambil Alih Perakitan Kendaraan Niaga Mercedes-Benz Indonesia
Hari Dharmawan
Presiden Direktur PT DCVMI, Tim Grieger, di Pabrik Wanaherang, Bogor, Selasa (18/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Daimler Group Indonesia, meresmikan struktur organisasi baru dengan entitas bisnis PT Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia (DCVMI).

DCVMI ini akan bertanggung jawab dalam memproduksi dan merakit kendaran niaga, milik Mercedes-benz di Indonesia.

Presiden Direktur PT DCVMI Tim Grieger, menyebutkan kehadiran DCVMI merupakan implementasi dari Project Future Daimler AG di Indonesia.

Baca: Curhat Selalu Bersama Ashraf Sinclair, BCL Rupanya Pesan 2 Liang Lahat Berdampingan Seharga 260 Juta

Baca: 17 April, Smartfren Wow Concert Hadirkan BCL, Noah hingga Didi Kempot

"Tentu dengan hadirnya DCVMI diharapkan mampu membuat kendaraan niaga Mercedez-benz di Indonesia menjadi lebih fokus dan kompetitif," ucap Tim di Pabrik Wanaherang, Bogor, Selasa (18/2/2020).

Ia menambahkan, dalam proses perakitan kendaraan niaga ini DCVMI sudah menambahkan fasilitas perakitan dan pengetesan pada di pabrik Wanaherang ini.

"Beberapa penambahan fasilitas di pabrik ini, seperti brake test, speedometer test, dan shower test," ujar Tim.

Lanjut, Tim, fasilitas yang ditambahkan tentunya bertujuan untuk memastikan kualitas keselamatan, dan keamanan setiap kendaraan sebelum dikirim kepada para pelanggan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bukan hanya itu, kami juga berhasil mempertahankan komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dari mengendalikan tingkat komponen impor," kata Tim.

"Kami berhasil merakit produk kendaraan niaga Mercedez-Benz Indonesia melalui skema incomplete knock down, dengan hampir 30 persen komponennya dipoduksi dalam negeri," lanjut Tim.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas