Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ford Kirim Respirator Pertama untuk Pasien Covid-19 di AS

Respirator ini menggunakan kipas dari sebuah sistem yang didinginkan F-150 dan filter udara HEPA 3M, udara disuplai hingga delapan jam.

Ford Kirim Respirator Pertama untuk Pasien Covid-19 di AS
IST
Boks respirator produksi Ford dan 3M. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ford dan 3M mengumumkan respirator hasil produksi pertama, Powered Air Purifying Respirators (PAPR) yang mereka kerjakan sejak 14 April 2020, di pabrik Ford Vreeland di Flat Rock, Michigan, Amerika Serikat, siap digunakan.

Kedua perusahaan telah memulai pengiriman respiratorke petugas layanan kesehatan setelah mendapat persetujuan dari Institut Nasional CDC untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk para pasien Covid-19, Rabu (5/5/2020).

Total waktu dari ide pembuatan hingga pengiriman kurang dari 40 hari, kata Ford dalam sebuah pengumuman.

Pembuat mobil itu tidak mengumumkan akan memproduksi berapa banyak, tetapi mengatakan bahwa mereka mampu membuat lebih dari 100.000 unit, dikutip dari Car and Driver, Kamis (7/5/2020).

Baca: Viral Video ABK Asal Indonesia Bekerja di Kapal Ikan China, Meninggal Jenazahnya Dibuang ke Laut

PAPR yang baru mencakup tudung dan pelindung wajah untuk melindungi kepala dan bahu petugas kesehatan.

Respirator ini menggunakan kipas dari sebuah sistem yang didinginkan F-150 dan filter udara HEPA 3M, udara disuplai hingga delapan jam. 

Baca: DPR Bingung, Kemenhub Buka Kembali Layanan Transportasi, Padahal Kasus Corona Masih Tinggi

"Dengan bekerja secara kolaboratif bersama 3M, kami menggabungkan lebih dari 100 tahun keahlian manufaktur dan rekayasa Ford dengan desain dan keahlian peralatan perlindungan pribadi. Kami mendapatkan teknologi yang sangat dibutuhkan para pekerja medis garis depan untuk membantu ketika mereka sangat membutuhkannya," tutur Direktur Ford, Eksterior Global dan Teknik Interior, Marcy Fisher seperti dikutip dari Car and Driver.

Selain itu, Ford sedang bekerja untuk memproduksi baju medis yang dapat digunakan kembali yang terbuat dari bahan airbag.

Baju tersebut dapat digunakan kembali dan ini memberikan pengetahuan manufaktur kepada Thermo Fisher Scientific untuk memperluas produksi.

Pada minggu 19 April, Ford mengatakan bahwa mereka akan memproduksi 100.000 baju hazmat dalam seminggu.

Ford sebelumnya juga mengumumkan akan memulai produksi ventilator pada Minggu (20/4/2020) di pabrik Rawsonville di Ypsilanti, Michigan.

Produsen mobil tersebut bekerja dengan GE untuk membuat ventilator dan bertujuan untuk memproduksi 50.000 unit pada 4 Juli 2020 atau dalam 100 hari.

Hingga Jumat lalu, Ford telah mengirim 3 juta masker wajah setelah memulai produksi pada 23 Maret 2020.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas