Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penjualan Mobkas Auto Value Anjlok 80 Persen Akibat Covid-19

industri mobil bekas termasuk yang terkena dampak sangat dalam akibat pandemi dan Pembatasan Sosial Berskala Besar

Penjualan Mobkas Auto Value Anjlok 80 Persen Akibat Covid-19
HANDOUT
City car Suzuki Ignis seken di gerai Suzuki Auto Value. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Auto Value, yang merupakan layanan jual beli kendaraan bekas resmi dari Suzuki Indonesia mengungkap bahwa penjualan mobil bekas atau mobkas mengalami penurunan 80 persen akibat Covid-19.

Business Development Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hendro Kaligis menyatakan secara keseluruhan untuk jumlah penurunan penjualan mobkas tidak dapat diketahui.

Baca: Omset BeliMobilGue Tumbuh 3 Kali Lipat, Mobkas Makin Dilirik Konsumen Berbudget Terbatas

"Mungkin angka pastinya tidak tahu, karena industri mobil bekas datanya tidak terorganisir. Beberapa teman dari bursa juga menyampaikan bisa turun sampai 80 persen, dan di Auto Value juga turunnya sama sampai 80 persen," tutur Hendro dalam acara Ngovid Bareng Forwot, Kamis (7/5/2020).

Hendro menambahkan, industri mobil bekas termasuk yang terkena dampak sangat dalam akibat pandemi dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sepanjang Maret 2020, penjualan Mobkas di Auto Value masih terbilang cukup moncer.

Penjualan Maret juga diklaim dapat mengalahkan penjualan tertinggi tahun lalu yang terjadi di bulan Mei, bertepatan dengan bulan puasa.

"Kalau dilihat data Maret, Auto Value jualannya tidak turun malah naik dan boleh dikatakan yang tertinggi dalam satu tahun terakhir, mengalahkan PIK-nya tahun lalu, bulan Mei pas Puasa. Saat itu kami sudah confidence akan survive, ternyata di akhir Maret dan puncaknya PSBB tiarap semua.
Maret naik hampir 70 persen dari Februari," ungkapnya.

Saat ini Auto Value hanya melakukan follow up kepada konsumen yang pernah menanyakan mobil-mobil mereka.

Auto Value berharap pada Juni mendatang industri Mobkas akan recovery.

"Paling customer lama yang sudah pesan difollow up, kalau customer baru tidak ada. Kami berharap kita sudah masuk masa recovery bulan Juni mendatang. Kami tidak tahu ya bagaimana ke depan, akan ada pelonggaran dan industri dibuka lagi. Mudah-mudahan juga baik terhadap kesehatan kita," terang Hendro.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas