Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bisnis Astra Otoparts Turun Terimbas Pandemi

Untuk mensiasati demand yang berkurang, Yusak menempuh strategi dan layanan perawatan kendaraan dari rumah, termasuk untuk pembelian spare parts.

Bisnis Astra Otoparts Turun Terimbas Pandemi
IST
Pengenalan aki terbaru GS Gold dari PT Astra Otoparts Tbk yang dilengkapi dengan teknologi QR code yang multifungsi di Jakarta, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisnis PT Astra Otoparts Tbk mengalami penurunan penjualan selama pandemi Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar di sejumlah daerah.

Director PT Astra Otoparts Yusak Kristian mengatakan demand berkurang akibat kendaraan konsumen yang jarang digunakan sehingga mereka menunda perawatan.

"Kendaraan yang tadinya operasionalnya tinggi, sekarang akan menjadi sangat sedikit karena pembatasan, sehingga demand kami akhirnya berkurang," tutur Kristian saat Erbinar Markplus, Jumat (26/6/2020).

Untuk mensiasati demand yang berkurang, Yusak menempuh strategi dan layanan perawatan kendaraan dari rumah, termasuk untuk pembelian spare parts.

"Tadinya salesman kita harus mendatangi toko-toko sparepart untuk transaksi, tapi sekarang konsumen BtoB bisa membeli lewat Shop and Drive dan layanan kami lainnya dengan pembayaran digital," ungkapnya.

Baca: Pasar Sepeda Motor Memburuk, Astra Honda Revisi Target Penjualan Jadi 3 Juta Unit

Konsumen atau end user, Astra Otoparts juga menemukan kebiasan baru seperti membeli lewat e-commerce AstraOtoshop. Layanan Home Service juga mengalami peningkatan.

"Kami melihat grafik pertumbuhan yang signifikan. Servis yang biasa dilakukan di bengkel, tetapi setelah pandemi ini yang cukup signifikan adalah ganti oli di rumah. Jadi kami mendapatkan demand yang cukup tinggi setiap harinya," terang Kristian.

Baca: Manjakan Pemilik Traga, Astra Isuzu Siapkan Paket Ganti Oli Senilai Hanya Rp 190.000

Layanan call center juga meningkat karena banyaknya konsumen yang menanyakan tentang spart part selama pandemi. "Banyak konsumen yang menghubungi. Media sosial kami seperti instagram juga mengalami peningkatan karena banyaknya konsumen yang bertanya mengenai spare part," jelasnya.

Penulis: Lita febriani
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas