Tribun Otomotif

Transjakarta Mulai Beralih ke Bus Listrik, Gubernur Anies Targetkan 100 Unit Beroperasi Tahun Ini

Sebagai langkah awal, Gubernur Anies Baswedan menargetkan 100 bus listrik Transjakarta beroperasi tahun ini di DKI Jakarta.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Transjakarta Mulai Beralih ke Bus Listrik, Gubernur Anies Targetkan 100 Unit Beroperasi Tahun Ini
WARTAKOTA/Nur Ichsan
UJI COBA BUS LISTRIK di DKI JAKARTA- Uji coba layanan bus listrik gratis jurusan Balai Kota-Blok M, mendapat sambutan antusias warga ibukota, Selasa (7/72020). Kehadiran bus listrik ini telah mencuri perhatian warga masyarakat yang penasaran ingin merasakan nikmatnya naik bus anti polusi yang aman dan nyaman serta bebas polusi. (WARTAKOTA/Nur Ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pengalihan transportasi umum berbahan bakar minyak ke listrik jadi satu di antara solusi ke depan.

Sebagai langkah awal, Gubernur Anies Baswedan menargetkan 100 unit bus listrik Transjakarta beroperasi tahun ini.

"Dengan rencana elektrifikasi transportasi 100 unit Transjakarta tahun 2021 ini, harapannya pemerintah mendorong permintaan," kata Anies dalam diskusi virtual, Rabu (17/3/2021).

Harapannya, langkah ini bisa dijadikan dorongan dan disambut masyarakat dengan turut beralih dari kendaraan bermesin bensin menuju kendaraan berbasis listrik.

Anies juga mengharapkan semangat peralihan ini nantinya bersamaan dengan pemberian insentif - insentif pajak bagi pengguna kendaraan berbasis listrik.

Baca juga: Pengemudi Bus Masih Hadapi Kelangkaan Solar di Lintas Sumatera, Sampai-sampai Harus Bawa Jerigen

"Sehingga lebih banyak lagi yang nantinya akan bisa memproduksi dan masyarakat yang bisa menggunakan kendaraan berbasis listrik, selain tentu insentif-insentif pajak yang diberikan kepada pengguna kendaraan berbasis listrik," tutur dia.

Baca juga: Pandemi Juga Memukul Bisnis Transportasi PO Gumarang Jaya dan Puspa Jaya Lampung

Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan proses penggunaan bus listrik sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2019. 

Tapi ia menyadari membutuhkan bantuan dari pihak lain.

Bus listrik BYD dari Bakrie Autoparts di acara FGD membedah topik kendaraan listrik di kantor LDII, Jakarta, Selasa (12/2/2020).
Bus listrik BYD dari Bakrie Autoparts di acara FGD membedah topik kendaraan listrik di kantor LDII, Jakarta, Selasa (12/2/2020). (Tribunnews/Choirul Arifin)

Termasuk juga, soal sertifikasi armada dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Ketenagakerjaan Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta.

"Butuh bantuan dari pihak lainnya termasuk sertifikasi armada dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Energi," kata Jhony.

Mengenai langkah awal 100 bus listrik, Transjakarta bekerja sama dengan operator yang memang punya pemahaman soal prioritas kendaraan listrik.

Dia menargetkan seluruh armada Transjakarta sudah beralih ke elektrifikasi pada tahun 2030.

"Tujuannya jelas menurunkan emisi Jakarta seminimal mungkin," pungkas dia.

berita POPULER
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas