Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Tips Mengatasi Kantuk saat Mengemudi di Bulan Puasa

Serangan kantuk yang terjadi saat mengemudi mobil sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Oleh karena itu, pastikan mengatur pola makan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lita Febriani
zoom-in Tips Mengatasi Kantuk saat Mengemudi di Bulan Puasa
Tribunjualbeli.com
Ilustrasi Mengemudi - Tips Mengatasi Kantuk saat Mengemudi di Bulan Puasa 

Kendalikan nafsu makan ketika buka puasa mengingat masih harus menyetir mobil. Tidak akan merasa nyaman ketika duduk di bangku pengemudi dengan perut kekenyangan.

Ditambah, serangan kantuk yang dapat terjadi kapan saja akibat kadar gula darah dalam tubuh yang melonjak drastis.

Baca juga: Mengenal Kondisi Microsleep Saat Mengemudi, Badan Tertidur Sesaat, Bisa Saat Mata Terbuka

3. Hindari Makanan Berkafein Tinggi 

Selanjutnya, hindari minuman dengan kandungan kafein tinggi karena membuat tubuh sulit mengantuk. Termasuk menghindari minuman bersoda karena dapat membuat perut tidak nyaman, terutama untuk yang memiliki gangguan lambung.

Sebaiknya memperbanyak minum air putih sebagai pengganti konsumsi di siang hari dan menjaga tubuh tidak mudah lemas karena dehidrasi.

Laksanakan power nap atau tidur singkat di siang hari sekitar 20 – 30 menit untuk mengistirahatkan tubuh agar tetap segar.

Atur irama pekerjaan di siang hari, terutama di awal bulan puasa, agar tetap produktif tapi tidak sampai membuat tubuh cepat lelah. 

Rekomendasi Untuk Anda

4. Lakukan Peregangan 

Menghindari kantuk saat berkendara bisa dilakukan dengan membuka kaca mobil dan membiarkan sejenak udara luar masuk ke dalam kabin sehingga lebih segar.

Kemudian peregangan otot-otot yang kaku. Mulai dari menggerakkan kepala secukupnya, menegakkan tubuh dan melakukan senam mata dengan melirik sisi kanan kiri untuk mengecek spion secara berkala. 

5. Jangan Mengemudi Saat Mengantuk 

Saat serangan kantuk sudah sulit dihindarkan ketika mengemudi mobil, segera menepi di tempat aman dan tidur sejenak.

Memaksakan mengemudi mobil dengan kondisi tubuh lelah dan mengantuk dapat memicu serangan microsleep.

Meskipun hanya tertidur 2 detik sekalipun, sudah cukup untuk membuat mobil pindah lajur atau tidak melakukan pengereman meskipun di depan ada halangan.  

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas